Produksi Lebih dari 1 Miliar Ton Batu Bara, India Belum Berhenti

Rabu, 30 Juli 2025 - 16:38 WIB
loading...
Produksi Lebih dari...
India telah memproduksi lebih dari satu miliar ton batu bara pada periode tahun 2024-2025, dan berencana terus meningkatkannya. Foto/Dok Reuters
A A A
JAKARTA - India telah memproduksi lebih dari satu miliar ton batu bara pada periode tahun 2024-2025, seperti diungkapkan oleh Menteri Batubara dan Pertambangan, G. Kishan Reddy. Negara Asia Selatan tersebut berencana untuk meningkatkan produksi menjadi 1,13 miliar ton pada tahun 2029-30.

Beberapa inisiatif telah diumumkan oleh pemerintah untuk meningkatkan produksi domestik batu bara , seperti izin satu pintu untuk proyek baru, mengubah regulasi, perbaikan teknologi, memperluas proyek yang ada, dan lelang blok batubara untuk penambangan komersial. Hal ini mengutip pernyataan Reddy seperti dilansir Moneycontrol.

Diketahui India telah mengizinkan 100% Investasi Langsung Asing untuk pertambangan komersial. Kementerian batu bara juga mempercepat pengembangan blok batu bara, di mana pemilik tambang captive juga dapat menjual kelebihan batu bara di pasar terbuka.

Baca Juga: China dan India Kurangi Impor Batu Bara Indonesia, Ini Penyebabnya

Sementara itu New Delhi juga memperkenalkan Misi Batu Bara Kokas untuk meningkatkan pasokan batu bara kokas ke sektor baja, dengan tujuan mengurangi ketergantungan pada impor. Negara ini masih mengimpor batu bara, tetapi hanya untuk kebutuhan tertentu, seperti batu bara kokas dan batu bara non-kokas berkualitas tinggi.

"Keduanya tidak tersedia dalam jumlah besar secara domestik karena cadangan yang terbatas atau kurangnya ketersediaan," tambah Reddy.

India juga sangat ketergantungan pada batu bara untuk memenuhi 70% kebutuhan listriknya. Dimana Rusia adalah salah satu pemasok batu bara asing utama India, dengan menyumbang 7,5% dari impornya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
Febrie Adriansyah Mundur...
Febrie Adriansyah Mundur di Tengah Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
Polri Harus Bongkar...
Polri Harus Bongkar Aktor Intelektual dan Korporasi Dugaan Korupsi Batu Bara
Rekomendasi
Gunung Dukono Erupsi,...
Gunung Dukono Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 2.300 Meter
Inggris vs Argentina:...
Inggris vs Argentina: Rival Lama Berebut Final
Kuasa Hukum Tegaskan...
Kuasa Hukum Tegaskan Sarwendah Tak Pernah Laporkan Betrand Peto ke Polres Jaksel
Berita Terkini
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
Infografis
Nilai Transaksi Janggal...
Nilai Transaksi Janggal Rafael Alun Lebih dari Rp500 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved