Pulau Jawa Masih Menjadi Motor Utama Perekonomian Indonesia

Selasa, 05 Agustus 2025 - 15:41 WIB
loading...
Pulau Jawa Masih Menjadi...
Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa Sulawesi dan Jawa menjadi dua wilayah dengan pertumbuhan tertinggi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa Sulawesi dan Jawa menjadi dua wilayah dengan pertumbuhan tertinggi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2025 yang mencapai 5,12%.Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud mengatakan, pertumbuhan ekonomi secara spasial menunjukkan penguatan di seluruh wilayah.

Wilayah Sulawesi mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 5,83%, diikuti oleh wilayah Jawa sebesar 5,24%."Pertumbuhan ekonomi di kedua wilayah tersebut ditopang oleh industri pengolahan," kata Edy dalam konferensi pers Rilis BPS, Selasa (5/8/2025).

Meskipun Sulawesi mencatat pertumbuhan tertinggi, pulau Jawa tetap menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, dengan andil sebesar 56,94 persen. Wilayah Sumatera menyusul dengan kontribusi 22,20%.

Baca Juga: Konsumsi Rumah Tangga Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2025

Edy juga memaparkan rincian sumber pertumbuhan ekonomi di setiap wilayah seperti Jawa, ditopang oleh industri pengolahan, perdagangan, dan infokom. Provinsi dengan andil pertumbuhan tertinggi adalah DKI Jakarta sebesar 1,45%.

Kemudian ada Sumatera yang tumbuh didorong oleh industri pengolahan, pertanian, dan perdagangan. Sumatera Utara menjadi provinsi dengan andil pertumbuhan tertinggi, yaitu 1,09%.

Selanjutnya ada Sulawesi dengan yang menjadi sumber pertumbuhan utama berasal dari industri pengolahan, pertanian, dan pertambangan. Kalimantan juga tumbuh didukung oleh industri pengolahan, pertanian, dan perdagangan.

Kemudian ada Bali dan Nusa Tenggara yang mengalami pertumbuhan pesat berkat sektor akomodasi dan makan-minum, industri pengolahan, dan perdagangan. Provinsi Bali menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi di wilayah ini, dengan andil 2,79%.

Terakhir ada Maluku dan Papua dengan pertumbuhan utamanya berasal dari industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian. Provinsi Maluku Utara memberikan andil pertumbuhan tertinggi dengan angka fantastis sebesar 4,82%.

Baca Juga: BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025

Data BPS menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II 2025 juga disumbang oleh konsumsi rumah tangga dan investasi (PMTB). Hal tersebut didorong oleh peningkatan kebutuhan rumah tangga dan mobilitas masyarakat, serta permintaan akan barang modal untuk mendukung aktivitas produksi.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
Rekomendasi
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Berita Terkini
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved