Axis Rambah Pasar Sensor Udara, Targetkan Korporasi dan Fasilitas Publik

Selasa, 05 Agustus 2025 - 19:03 WIB
loading...
Axis Rambah Pasar Sensor...
Axis Communications memperluas portofolio dengan meluncurkan dua sensor kualitas udara. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Perusahaan teknologi keamanan jaringan Axis Communications memperluas portofolio dengan meluncurkan dua sensor kualitas udara terbaru AXIS D6210 dan AXIS D6310. Sensor udara dalam ruangan menyasar sektor bisnis, pendidikan, dan fasilitas publik.

Sensor tersebut dirancang untuk mendeteksi berbagai parameter kualitas udara seperti partikel polutan halus (PM), senyawa organik volatil (VOC), karbon dioksida (CO₂), nitrogen oksida (NOx), suhu, dan kelembapan. Selain itu, perangkat juga mampu mengenali keberadaan asap rokok dan uap dari rokok elektrik (vape), yang menjadi perhatian utama dalam lingkungan perkantoran dan sekolah.

"Sensor ini bukan hanya alat pemantau udara, tetapi bagian dari solusi cerdas yang bisa diintegrasikan dengan sistem pengawasan Axis, seperti kamera CCTV dan pengeras suara. Artinya, pemantauan bisa dilakukan secara real time dan terhubung langsung dengan sistem HVAC untuk pengelolaan udara secara otomatis," ujar Country Manager Axis Communications Indonesia, Johny Dermawan, dalam pernyataannya, Selasa (5/8).

Baca Juga: Begini Cara Mendapatkan Bonus Kuota, Ngegame dan TikTok Unlimited dari XL Axiata dan AXIS

Penerapan teknologi ini dinilai semakin relevan seiring tingginya paparan polusi udara dalam ruangan di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia, 81,5% perokok aktif merokok di dalam ruangan, sementara 72% masyarakat turut terpapar asap rokok di area tertutup. Kondisi tersebut turut menambah beban kesehatan masyarakat dan sistem ekonomi negara.

Johny menambahkan, tren peningkatan penggunaan vape, terutama di kalangan remaja dan pelajar, mendorong kebutuhan akan sistem pendeteksi yang mampu mengidentifikasi secara spesifik sumber polusi udara. "Solusi ini ditujukan untuk membantu institusi pendidikan, perkantoran, dan fasilitas umum menciptakan ruang yang sehat dan aman," ujarnya.

AXIS D6210 dijadwalkan tersedia di pasar mulai pertengahan 2025 dan dapat dipasangkan langsung dengan kamera Axis atau sumber listrik terdekat hingga jarak 100 meter. Sementara AXIS D6310 akan dirilis akhir 2025 sebagai sensor jaringan IP mandiri yang mudah dipasang tanpa memerlukan port switch atau daya tambahan.

Kedua sensor ini dilengkapi fitur canggih seperti overlay data udara pada tampilan video, indikator LED strobo, speaker dan mikrofon terintegrasi, sensor inframerah pasif (PIR), serta kemampuan Power-over-Ethernet (PoE). Fitur tersebut memberikan fleksibilitas tinggi untuk instalasi di berbagai jenis gedung dan kebutuhan operasional.

Baca Juga: 6 Cara Cek Nomor Axis dengan Mudah, dari Gratis hingga Berbayar

Dari sisi bisnis, penggunaan sensor ini memberikan manfaat efisiensi energi dan operasional karena memungkinkan manajemen gedung memantau serta mengatur sistem HVAC secara akurat. "Data yang dihasilkan dapat digunakan sebagai business intelligence dalam merancang strategi jangka panjang yang hemat energi dan berkelanjutan," jelas Johny.

Axis melihat pasar sensor lingkungan sebagai segmen yang akan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran perusahaan terhadap kesehatan karyawan dan pengunjung. Dengan kemampuan integrasi tinggi, sensor ini dapat menjadi alat bantu penting dalam implementasi bangunan cerdas (smart building) di masa depan.

"AXIS D6210 dan D6310 adalah langkah awal kami dalam menghadirkan solusi sensor lingkungan. Ke depan, kami akan terus memperluas portofolio untuk mendukung kebutuhan industri akan efisiensi, keselamatan, dan pengambilan keputusan berbasis data," pungkas Johny.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peran Aktif Ajinomoto...
Peran Aktif Ajinomoto untuk Udara Indonesia Lebih Bersih
Atasi Krisis Kualitas...
Atasi Krisis Kualitas Udara, Pengamat Energi Ingatkan Pentingnya Kualitas BBM
Luhut Beberkan Jurus...
Luhut Beberkan Jurus Jitu Atasi Polusi di Jabodetabek
Suharso Heran dengan...
Suharso Heran dengan Perbedaan Kualitas Udara Batam dan Singapura
Kualitas Udara di Jakarta...
Kualitas Udara di Jakarta Terburuk, Kendaraan Listrik Dinilai Jadi Solusi
Luhut Singgung Kualitas...
Luhut Singgung Kualitas Udara DKI Jakarta: Percepat Populasi Kendaraan Listrik
Jaga Kualitas Udara...
Jaga Kualitas Udara saat Kemarau, BMKG Pasang Alat OMC di Gedung Tinggi Jakarta
Kualitas Udara Jakarta...
Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, Ini Respons Pramono
Penjelasan LSF Usai...
Penjelasan LSF Usai Loloskan Film Aku Harus Mati: Bukan untuk Anak-Anak!
Rekomendasi
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved