Wujudkan Zero Waste, PLN Bikin Kampung Pengelolaan Sampah Terpadu
Kamis, 10 September 2020 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
"Dengan strategi ini, sampah yang harus diangkut ke TPS semakin berkurang dan minim, sehingga pembiayaan penanganan sampah juga akan semakin efisien. Keterlibatan aktif masyarakat, baik dari setiap rumah tangga maupun komunitas, menjadi harapan besar agar masalah sampah di Jakarta dapat segera diatasi. Dan program ini lah yang menjadi solusi pengelolaan sampah yang baik," ujar PLT Senior Keuangan, SDM dan Administrasi PLN Pusenlis Noery Kristina, Kamis (10/9/2020).
Program ini menurutnya sangat bagus dan bermanfaat untuk masyarakat, khususnya di Kota Bambu Selatan ini yang selama ini permasalahan utamanya adalah sampah. Dengan kepadatan penduduk yang ada, pengelolaan sampah dari sumbernya sangat tepat untuk menjadi solusi mengatasi masalah sampah.
(Baca Juga: Jabar Luncurkan Stungta, Incinerator Pemusnah Sampah Tanpa Asap)
"Kampung Pengelolaan Sampah Terpadu kami coba di 2 lokasi sebagai percontohan yang Alhamdulillah direspon positif oleh Masyarakat sehingga masih terus berjalan sejak pencanangan pada bulan Oktober 2019 dan masih kami monitor bersama tim CSR PLN Pusenlis secara rutin sampai sekarang," ungkap Lurah Kota Bambu Selatan Muhadi.
Founder Komunitas Get Plastic Dimas Wijanarko berharap program seperti ini dapat dicontoh oleh desa-desa atau daerah lain sebagai solusi penanganan sampah. Semakin banyak orang sadar tentang pentingnya menjaga lingkungan, kata dia, semakin mudah pula langkah-langkah besar untuk menyelamatkan bumi.
Program ini menurutnya sangat bagus dan bermanfaat untuk masyarakat, khususnya di Kota Bambu Selatan ini yang selama ini permasalahan utamanya adalah sampah. Dengan kepadatan penduduk yang ada, pengelolaan sampah dari sumbernya sangat tepat untuk menjadi solusi mengatasi masalah sampah.
(Baca Juga: Jabar Luncurkan Stungta, Incinerator Pemusnah Sampah Tanpa Asap)
"Kampung Pengelolaan Sampah Terpadu kami coba di 2 lokasi sebagai percontohan yang Alhamdulillah direspon positif oleh Masyarakat sehingga masih terus berjalan sejak pencanangan pada bulan Oktober 2019 dan masih kami monitor bersama tim CSR PLN Pusenlis secara rutin sampai sekarang," ungkap Lurah Kota Bambu Selatan Muhadi.
Founder Komunitas Get Plastic Dimas Wijanarko berharap program seperti ini dapat dicontoh oleh desa-desa atau daerah lain sebagai solusi penanganan sampah. Semakin banyak orang sadar tentang pentingnya menjaga lingkungan, kata dia, semakin mudah pula langkah-langkah besar untuk menyelamatkan bumi.
(fai)
Lihat Juga :