SIG Masuk 100 Perusahaan Terbesar versi Fortune Indonesia 2025

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 16:46 WIB
loading...
A A A
Ia menambahkan hasil tersebut menjadi motivasi bagi seluruh karyawan SIG Group untuk terus berkarya dan melanjutkan transformasi menjadi perusahaan solusi bahan bangunan terbesar di regional. Vita menjelaskan, SIG mampu menjaga profitabilitas melalui pengelolaan pasar ritel dan proyek nasional yang efektif, serta penjualan ekspor yang terus meningkat. Upaya ini diiringi dengan program efisiensi yang ketat dan peningkatan kualitas operasional melalui operational excellence.

Baca Juga: SIG Tebar Dividen Rp648,75 Miliar, Setara 90,13% dari Laba Bersih

Lebih lanjut, Vita menegaskan peran inovasi semen hijau dan produk turunannya yang rendah karbon dan ramah lingkungan sebagai salah satu kunci utama SIG dalam mempertahankan dominasi pasar. Inovasi teknologi bahan bangunan ini menjadi faktor pembeda dari semen konvensional dan memberikan keunggulan kompetitif bagi SIG untuk memimpin industri menuju arah yang lebih hijau.

Semen hijau SIG tercatat memiliki emisi karbon hingga 38% lebih rendah dibandingkan semen konvensional. Produk ini dihasilkan melalui optimalisasi penggunaan material ramah lingkungan dan pemanfaatan bahan bakar alternatif dalam proses produksinya, tanpa mengesampingkan kemudahan pengerjaan konstruksi dan kualitas sesuai peruntukannya.

Pada 2024, semen hijau SIG dan produk turunannya berkontribusi sebesar Rp22,03 triliun, atau setara dengan 61% dari total pendapatan Perusahaan. "Ke depan, SIG akan semakin gencar mempromosikan dan mengajak lebih banyak masyarakat serta para pemangku kepentingan untuk beralih ke semen hijau," tutup Vita.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Rekomendasi
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved