Kilas Balik Hubungan AS-Rusia, Akankah Bisnis Kedua Negara Kembali Bersemi di Era Trump?
Minggu, 17 Agustus 2025 - 09:51 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan Trump sejalan dengan harapan Rusia. Sebelumnya, Menteri Keuangan Anton Siluanov dan kepala dana kekayaan negara Rusia, Kirill Dmitriev, telah menyatakan minat mereka untuk kembali menjalin hubungan ekonomi.
"Jika kita membuat kemajuan, saya akan membahas peluang bisnis itu, karena itulah salah satu hal yang mereka inginkan; mereka ingin mendapatkan bagian dari apa yang telah saya bangun dalam hal ekonomi," tambah Trump.
Meskipun sinyal positif datang dari Gedung Putih, mengembalikan iklim bisnis yang kondusif di Rusia bukanlah perkara mudah. Sejak invasi pada Februari 2022, lebih dari 1.000 perusahaan global, termasuk nama-nama besar seperti Apple, Goldman Sachs, dan Mastercard, telah menghentikan atau mengurangi operasi mereka di Rusia sebagai bentuk protes, menurut data dari Yale School of Management.
Baca Juga: Gaungkan Selatan Global, China dan Brasil Bakal Umumkan Induk BRICS Baru
Selain itu, Rusia juga telah beradaptasi dengan kondisi baru. Sanksi ekonomi yang dipimpin negara-negara Barat menargetkan sektor energi Rusia. Namun, sebagai respons, Rusia telah berhasil mengalihkan ekspor minyak dan gasnya ke pasar alternatif. Negara-negara seperti India dan Tiongkok kini menjadi pembeli utama. Menurut perusahaan data energi Vortexa, Rusia saat ini memasok 36% dari total impor minyak mentah India.
"Jika kita membuat kemajuan, saya akan membahas peluang bisnis itu, karena itulah salah satu hal yang mereka inginkan; mereka ingin mendapatkan bagian dari apa yang telah saya bangun dalam hal ekonomi," tambah Trump.
Meskipun sinyal positif datang dari Gedung Putih, mengembalikan iklim bisnis yang kondusif di Rusia bukanlah perkara mudah. Sejak invasi pada Februari 2022, lebih dari 1.000 perusahaan global, termasuk nama-nama besar seperti Apple, Goldman Sachs, dan Mastercard, telah menghentikan atau mengurangi operasi mereka di Rusia sebagai bentuk protes, menurut data dari Yale School of Management.
Baca Juga: Gaungkan Selatan Global, China dan Brasil Bakal Umumkan Induk BRICS Baru
Selain itu, Rusia juga telah beradaptasi dengan kondisi baru. Sanksi ekonomi yang dipimpin negara-negara Barat menargetkan sektor energi Rusia. Namun, sebagai respons, Rusia telah berhasil mengalihkan ekspor minyak dan gasnya ke pasar alternatif. Negara-negara seperti India dan Tiongkok kini menjadi pembeli utama. Menurut perusahaan data energi Vortexa, Rusia saat ini memasok 36% dari total impor minyak mentah India.
Lihat Juga :