Pipa Minyak Druzhba Jadi Sasaran Perang, Negara UE Ini Semprot Ukraina

Senin, 18 Agustus 2025 - 06:42 WIB
loading...
Pipa Minyak Druzhba...
Ukraina mendapatkan kritik keras dari negara Uni Eropa (UE) menyusul serangan drone terhadap sistem pipa minyak Druzhba Rusia, jalur pasokan penting bagi negara-negara Uni Eropa. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Hungaria melayangkan kritik terhadap Ukraina atas serangan drone terhadap sistem pipa minyak Druzhba Rusia, jalur pasokan penting bagi negara-negara Uni Eropa (UE) . Ia memperingatkan bahwa serangan tersebut membahayakan keamanan energinya.

Druzhba adalah salah satu jalur pipa terpanjang di dunia, mengangkut minyak mentah sekitar 4.000 km dari Rusia dan Kazakhstan ke kilang-kilang di Republik Ceko, Jerman, Hongaria, Polandia, dan Slovakia. Baca Juga: 9 Jalur Pipa Gas dan Minyak Mentah Terpenting di Dunia, Siapa Penguasanya?

Dalam sebuah unggahan di X (dulunya Twitter), Menteri Luar Negeri Hungaria, Peter Szijjarto menulis bahwa "semalaman, Ukraina meluncurkan serangan drone terhadap stasiun distribusi kunci dari pipa minyak Druzhba di Wilayah Bryansk Rusia."

Hungaria telah mengkritik Kiev karena menyerang stasiun distribusi penting dari pipa minyak Druzhba di Rusia. Menurut laporan media, beberapa drone Ukraina menyerang Wilayah Bryansk di Rusia yang memicu kebakaran di beberapa lokasi. Salah satu targetnya adalah stasiun Unecha, sebuah pusat utama dalam pipa minyak Druzhba yang menghubungkan Rusia dan Uni Eropa.

Staf Jenderal Ukraina mengonfirmasi serangan pada stasiun pompa dalam sebuah postingan di Facebook. Rusia sejauh ini belum memberikan komentar tentang insiden yang diduga terjadi ini.

Szijjarto menyebut serangan itu "mengejutkan," dengan mengatakan bahwa pipa tersebut sangat penting untuk keamanan energi Hungaria, mengingat negara tersebut mengandalkan pengiriman minyak melalui sistem tersebut.

Dia juga mencatat bahwa Hungaria adalah "pemasok listrik nomor satu" Ukraina dan bahwa tanpa itu, keamanan energi Ukraina akan "sangat tidak stabil." Dia mendesak Kiev untuk berhenti membahayakan pasokan energi Hungaria dan untuk menghentikan serangan di rute-rute energi "dalam perang yang tidak ada hubungannya dengan kami orang Hungaria."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Rekomendasi
Ruben Onsu Siap Daftarkan...
Ruben Onsu Siap Daftarkan Gugatan Hak Asuh Anak Usai Pulang Umrah
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Berita Terkini
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved