Tarif Trump Tak Akan Cukup Bayar Utang Rp603.174 Triliun, AS Bakal Krisis?

Senin, 18 Agustus 2025 - 07:47 WIB
loading...
A A A
Gedung Putih mengatakan kepada Fortune: "Rasio utang terhadap PDB Amerika sebenarnya telah menurun sejak Presiden Trump menjabat - dan seiring dengan kebijakan pro- pembangunan pemerintah yang berupa pemotongan pajak, deregulasi cepat, pengeluaran pemerintah yang lebih efisien, dan perjanjian perdagangan bersejarah terus berpengaruh dan kebangkitan ekonomi Amerika semakin cepat, rasio itu akan terus bergerak ke arah yang benar.

"Itu belum termasuk pendapatan rekor yang dibawa oleh kebijakan tarif Presiden Trump untuk pemerintah federal, dan inflasi yang mereda membuka jalan untuk pemotongan suku bunga."

Mengimbangi, bukan Membayar

Menurut perhitungan Profesor Joao Gomes, rezim tarif Presiden Trump menghasilkan pengeluarannya menjadi nol alih-alih memperbaiki neraca. Profesor keuangan dan ekonomi Wharton (di almamater Presiden Trump, Universitas Pennsylvania) percaya bahwa pendapatan tarif akan mengimbangi biaya yang diperkirakan oleh Kantor Anggaran Kongres akan membuat utang bertambah USD3 triliun di tahun 2030—dan tidak akan melampaui itu.

“Mereka meninggalkan gambaran utang nasional yang mirip,” ungkap Profesor Gomes mengatakan kepada Fortune dalam wawancara eksklusif.

“Ide bahwa (tarif) akan membayar utang nasional tentu saja sangat berlebihan," paparnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Demi Gencatan Dagang...
Demi Gencatan Dagang Berlanjut, China Beri Sinyal Terima Kenaikan Tarif AS
Dunia di Ambang Kebangkrutan?...
Dunia di Ambang Kebangkrutan? Utang AS Tembus Rp666.215 Triliun
Bank Dunia: Ketidakpastian...
Bank Dunia: Ketidakpastian Global Lebih Mengancam Ekonomi Asia Dibanding Tarif Trump
ART RI-AS Dinilai Tidak...
ART RI-AS Dinilai Tidak Mencerminkan Prinsip Timbal Balik, Indonesia Tanggung Beban Lebih Besar
Polemik Tarif Resiprokal...
Polemik Tarif Resiprokal AS, Prabowo Tegaskan Tak Bakal Korbankan Kepentingan Nasional
Sikap Dewan Pers soal...
Sikap Dewan Pers soal Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia dan Amerika Serikat
Rekomendasi
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Berita Terkini
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Infografis
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Industri Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved