3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Senin, 18 Agustus 2025 - 11:19 WIB
loading...
A
A
A
"Sementara mereka melihat banyak data untuk membuat penentuan ini, yang paling penting, jauh lebih penting, adalah payroll employment," katanya.
Ia menambahkan bahwa jika sektor pekerjaan menurun selama lebih dari satu bulan berturut-turut, ekonomi telah memasuki kemerosotan. Zandi mengatakan, bahwa payroll employment belum turun tetapi, terang dia hampir tidak meningkat sejak Mei, yang tampaknya dia anggap mengkhawatirkan.
"Mengingat bahwa revisi baru-baru ini terhadap angka pekerjaan secara konsisten lebih rendah, jauh lebih rendah, tidak mengherankan jika revisi yang akan datang bahwa pekerjaan bakal menurun," katanya.
Untuk faktor kedua, Zandi menunjukkan bahwa lapangan kerja lebih rendah di banyak industri. Dia mengatakan bahwa sebelumnya, jika setengah dari 400 industri yang disurvei melaporkan penurunan lapangan kerja, maka resesi ekonomi sudah dimulai.
Dia menyebutkan data terbaru yang mengungkapkan bahwa pada bulan Juli 2025, lebih dari 53% industri melaporkan pemutusan hubungan pekerjaan atau PHK, dimana hanya sektor kesehatan yang menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja.
"Tapi pengangguran adalah indikator yang terlambat dan mengingat bahwa angkatan kerja stagnan tahun ini seiring dengan menurunnya jumlah pekerja, pengangguran akan menjadi barometer resesi yang sangat tidak akurat," tambahnya.
Ia menambahkan bahwa jika sektor pekerjaan menurun selama lebih dari satu bulan berturut-turut, ekonomi telah memasuki kemerosotan. Zandi mengatakan, bahwa payroll employment belum turun tetapi, terang dia hampir tidak meningkat sejak Mei, yang tampaknya dia anggap mengkhawatirkan.
"Mengingat bahwa revisi baru-baru ini terhadap angka pekerjaan secara konsisten lebih rendah, jauh lebih rendah, tidak mengherankan jika revisi yang akan datang bahwa pekerjaan bakal menurun," katanya.
Untuk faktor kedua, Zandi menunjukkan bahwa lapangan kerja lebih rendah di banyak industri. Dia mengatakan bahwa sebelumnya, jika setengah dari 400 industri yang disurvei melaporkan penurunan lapangan kerja, maka resesi ekonomi sudah dimulai.
Dia menyebutkan data terbaru yang mengungkapkan bahwa pada bulan Juli 2025, lebih dari 53% industri melaporkan pemutusan hubungan pekerjaan atau PHK, dimana hanya sektor kesehatan yang menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja.
"Tapi pengangguran adalah indikator yang terlambat dan mengingat bahwa angkatan kerja stagnan tahun ini seiring dengan menurunnya jumlah pekerja, pengangguran akan menjadi barometer resesi yang sangat tidak akurat," tambahnya.
Lihat Juga :