Kalah Bersaing, Banyak Penggilingan Padi Kecil yang Mati

Selasa, 19 Agustus 2025 - 21:43 WIB
loading...
Kalah Bersaing, Banyak...
Penggilingan padi skala besar wajib mengantongi izin pemerintah bertujuan menjaga keberlangsungan usaha penggilingan kecil. FOTO/dok.SindoNews
A A A
BEKASI - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang mewajibkan penggilingan padi skala besar mengantongi izin pemerintah bertujuan menjaga keberlangsungan usaha penggilingan kecil. Kebijakan itu dinilai penting karena kapasitas penggilingan di Indonesia jauh melampaui ketersediaan gabah.

Amran menjelaskan, rata-rata hasil panen padi nasional mencapai 65 juta ton per tahun. Namun, total kapasitas penggilingan dari skala kecil, menengah, hingga besar justru mencapai 150 juta ton. Kesenjangan itu memicu persaingan ketat antarpelaku usaha penggilingan dalam memperebutkan gabah kering giling (GKG).

Menurutnya, penggilingan besar sering kali berani membeli gabah dengan harga di atas harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram. Kondisi itu membuat penggilingan kecil kesulitan bersaing karena keterbatasan modal.

"Kalau penggilingan kecil membeli Rp6.500, penggilingan besar bisa berani Rp6.700 bahkan Rp7.000. Ini jelas mematikan ekonomi rakyat," ujar Amran saat meninjau penggilingan padi di Tambun Utara, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/8).

Baca Juga: 330 Hektare Tanah Sitaan Korupsi Milik Benny Tjokro Kini Dijadikan Sawah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
Rekomendasi
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Soroti Kejanggalan,...
Soroti Kejanggalan, Tim Hukum MNC Asia Surati KY dan MA untuk Awasi Sidang Banding Perkara CMNP
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Berita Terkini
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Redesign BUMN Via Danantara,...
Redesign BUMN Via Danantara, Langkah Strategis Optimalkan Perlindungan Direksi atas Keputusan Bisnis
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved