4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:51 WIB
loading...
4 Kali Pangkas Suku...
Bank Indonesia (BI) memastikan ruang penurunan suku bunga acuan (BI Rate) masih terbuka, meski sudah dilakukan pemangkasan sebanyak empat kali sepanjang tahun 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memastikan ruang penurunan suku bunga acuan ( BI Rate ) masih terbuka, meski sudah dilakukan pemangkasan sebanyak empat kali sepanjang tahun 2025. Inflasi inti yang tetap rendah serta kapasitas perekonomian yang lebih besar dari permintaan menjadi dasar langkah tersebut.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan arah penurunan suku bunga selalu mengacu pada proyeksi inflasi dua tahun ke depan, terutama inflasi inti. Menurut Perry, kondisi tersebut memberi ruang bagi BI untuk melanjutkan kebijakan pelonggaran suku bunga.

“Kami meyakini bahwa inflasi inti tahun ini dan tahun depan itu akan tetap rendah, yaitu di sekitar 2,5 persen,” ujarnya dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur BI, Rabu (20/8).

Baca Juga: Breaking! BI Pangkas Suku Bunga Acuan 25 Bps Jadi 5,00%

Perry menambahkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan berada di atas titik tengah kisaran 4,6–5,4 persen, masih di bawah kapasitas potensial perekonomian.

Dengan kondisi tersebut, BI akan tetap mencermati ruang penurunan BI Rate untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global.

“Kesenjangan outputnya masih negatif. Artinya kapasitas perekonomian masih lebih besar dari permintaan,” jelasnya.

Bank Indonesia alias BI sudah memangkas suku bunga acuan (BI Rate) sebesar total 75 basis poin (bps) sejak awal 2025. Dari posisi 5,75% pada Januari 2025, BI kini menurunkan suku bunga ke level 5,00% pada Agustus 2025.

Pemangkasan ini menandai fase pelonggaran kebijakan moneter setelah BI mempertahankan bunga di level tinggi sepanjang 2023-2024. Adapun BI Rate 5,00% merupakan yang terendah sejak November 2022 (5,25%).

Sejak saat itu, BI Rate memang cenderung naik hingga mencapai puncaknya pada April sampai Agustus 2025 di level 6,25%. Setelahnya, BI Rate cenderung menurun.

Sepanjang 2025 misalnya, BI secara bertahap menurunkan suku bunga: Januari-April 5,75%, Mei hingga Juni 5,50%, Juli 5,25%, dan terbaru Agustus 5,00%.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) resmi memangkas suku bunga acuan sebesar 25 bps ke level 5,00 persen. Keputusan ini ditetapkan dapat Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang berlangsung pada 19-20 Agustus 2025.

Suku bunga Deposit Facility juga turun 25 bps menjadi 4,25 persen, demikian juga suku bunga Lending Facility turun 25 bps menjadi 5,75%. Baca Juga: Peluang Fed Rate Turun Makin Lebar saat Inflasi AS Juli Naik ke 2,7%

“Dengan mendasarkan asesmen, proyeksi, dan berbagai arah ke depan, RDG BI pada 19 dan 20 Agustus 2025 memutuskan untuk menurunkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,00 persen,” jelasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Rekomendasi
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Berita Terkini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved