India Bakal Terus Membeli Minyak Rusia di Tengah Ancaman Trump, Ini Sebabnya

Kamis, 21 Agustus 2025 - 07:55 WIB
loading...
India Bakal Terus Membeli...
Sejauh ini minyak Rusia menyumbang 35% dari total impor India dibandingkan dengan 0,2% yang tidak signifikan sebelum perang Ukraina. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Rusia berharap bisa terus memasok minyak mentah ke India, meskipun ada ancaman dari Amerika Serikat (AS). Hal ini disampaikan oleh pejabat kedutaan Rusia di New Delhi.

Selain itu Ia juga menambahkan bahwa, Moskow berharap pembicaraan trilateral akan segera dilakukan dengan India dan China. Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan tarif tambahan sebesar 25% pada barang-barang asal India yang diekspor ke AS mulai 27 Agustus, sebagai sanksi karena membeli minyak Rusia.

Sejauh ini minyak Rusia menyumbang 35% dari total impor India dibandingkan dengan 0,2% yang tidak signifikan sebelum perang Ukraina. Baca Juga: Trump Halangi India Membeli Minyak Rusia, Moskow Punya Cara Membalas

"Saya ingin menekankan bahwa meskipun ada situasi politik, kami dapat memprediksi bahwa tingkat impor minyak yang sama (oleh India)," kata Roman Babushkin, pejabat kedutaan Rusia di India, dalam sebuah konferensi pers.

Dia memprediksi India dan Rusia akan menemukan cara untuk mengatasi tarif terbaru Trump demi "kepentingan nasional" mereka. Pembicaraan dagang antara India dan AS terhenti karena pembukaan sektor pertanian dan susu India yang meluas, serta menyinggung pembelian minyak Rusia.

Tarif total yang diumumkan untuk produk India yang masuk ke AS adalah 50%. Kementerian Luar Negeri India belum membalas permintaan komentar melalui email, terkait hal ini.

Sebelumnya dikatakan bahwa keputusan AS yang menargetkan India karena pembelian dari Rusia, "sangat disayangkan". Wakil Komisioner Perdagangan Rusia Evgeny Griva mengatakan, bahwa membeli minyak dari Rusia "sangat menguntungkan" bagi India, yang tidak akan ingin mengubah pemasoknya.

Baca Juga: Ancam Pembeli Minyak Rusia dengan Tarif Bakal Menyakiti Ekonomi Amerika

Rata-rata Rusia memberikan diskon 5%-7% kepada pembeli India, tambahnya. Ia juga mengungkapkan bahwa Rusia memiliki "mekanisme yang sangat, sangat khusus" untuk melanjutkan pasokan minyak ke India.

Selain itu, dia mengatakan bahwa Rusia mulai menerima pembayaran dalam rupee India untuk barang-barangnya setelah penyelesaian masalah yang membuat miliaran dolar tertahan di bank-bank India.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Rekomendasi
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Berita Terkini
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Infografis
AS Terus Lanjutkan Penjajahan...
AS Terus Lanjutkan Penjajahan di Suriah karena Kuasai 90% Minyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved