Mencuat Kabar Ambil Alih Paksa BCA, Didik Ingatkan Bisa Merusak Tatanan Perbankan

Jum'at, 22 Agustus 2025 - 14:11 WIB
loading...
Mencuat Kabar Ambil...
Isu akuisisi 51% saham BCA oleh negara mendapatkan respons dari Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J Rachbini yang menurutnya menyesatkan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Isu akuisisi 51% saham PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) oleh negara melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) mendapatkan respons dari Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J Rachbini yang menurutnya menyesatkan. Bahkan menurutnya bisa merusak kebijakan sistem keuangan dan perbankan pasca reformasi.

"Ada saja akhir-akhir ini narasi dan ide berbahaya yang tidak waras. Tidak ada angin, tidak ada sebab, tiba-tiba ada narasi dan usul yang datang dari partai politik dan DPR agar pemerintah mengambil alih paksa saham BCA," ungkap Didik J Rachbini dalam keterangannya, Jumat (22/8/2025).

Terang Didik, Ide “hostile take over” seperti ini jika digiring ke politik dan kekuasaan sangat berbahaya karena jika diteruskan sistem ekonomi politik Indonesia akan rusak dan menyesatkan. Semestinya ide tersebut tidak perlu dindahkan karena akan merusak tatanan perbankan.

Baca Juga: CEO Danantara Buka Suara Soal Isu Akuisisi Mayoritas Saham BCA

"Setelah restrukturisasi yang melelahkan dan bahkan menyakitkan. Kondisi perbankan sebenarnya sudah bertransformasi cukup kuat. Ini merupakan kebijakan sistem keuangan dan perbankan pasca reformasi. Narasi sesat yang bergulir ini akan merusak sistem yang sudah berkembang baik selama ini," paparnya.

Ia coba mengingat krisis nilai tukar pada tahun 1998 menghancurkan perbankan yang sangat rapuh ketika itu. Namun krisis merupakan cambuk untuk memberbaiki tatanan perbankan melalui restrukturisasi dan perbaikan arsitektur kelembagaan perbankan agar semakin kuat.

Menurut Didik, hasilnya cukup baik dan sangat mengesankan. Krisis hebat ekonomi global tahun 2008 pasar modal ambruk lebih buruk daripada tahun 1998. Namun perbankan sudah lebih kuat dan tahan terhadap guncangan krisis tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BCA Pertahankan Predikat...
BCA Pertahankan Predikat Bank Terbaik Indonesia versi Forbes 2026
Nasabah BCA Kini Bisa...
Nasabah BCA Kini Bisa Transaksi Menggunakan QRIS di China
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Produk Tenun Pewarna Alami Pameran di Belanda
Kredit BCA Tumbuh 5,6%...
Kredit BCA Tumbuh 5,6% Capai Rp994 Triliun di Kuartal I-2026
Direksi Borong Saham...
Direksi Borong Saham BBCA, Sinyal Rebound di Tengah Gejolak Pasar
Anomali Saham BBCA,...
Anomali Saham BBCA, Pengamat: Ibarat Pungut Mercy dengan Harga Avanza
Kisah Pahlawan Sains...
Kisah 'Pahlawan Sains Nyalakan' Semangat Belajar di Bengkulu
Raih 3 Penghargaan Ketenagakerjaan,...
Raih 3 Penghargaan Ketenagakerjaan, BCA Tempat Kerja Terbaik di Asia, 8 Tahun Berturut-turut
Kolaborasi BCA Digital...
Kolaborasi BCA Digital dan Prodia Digital Dorong Inovasi Pembayaran Kesehatan
Rekomendasi
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
Sukseskan MBG, Aliansi...
Sukseskan MBG, Aliansi Asta Cita Merah Putih 08 Luncurkan Gerakan Minum Susu
Berita Terkini
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved