Putin, Xi dan Modi Bertemu Pekan Ini, Bahas Pasokan Minyak di Tengah Tekanan AS

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 07:43 WIB
loading...
A A A
Namun, mempererat kerja sama itu bukan tanpa tantangan. India kerap mencurigai agenda China di kawasan, sementara Beijing sendiri berhati-hati agar tidak terlalu bergantung pada satu pemasok energi. “Beijing harus mencari cara untuk menarik Delhi, dan Moskow pun perlu memastikan kerja sama ini menguntungkan India,” kata Ja Ian Chong, akademisi dari Universitas Nasional Singapura.

Data Badan Energi Internasional menunjukkan, ekspor harian minyak Rusia ke China mencapai 2,1 juta barel, dan 1,9 juta barel ke India sepanjang tujuh bulan pertama tahun ini. Namun, pembelian India kini berada dalam tekanan. Pemerintahan Amerika Serikat (AS) menaikkan tarif hingga 50 persen terhadap produk India sebagai sanksi atas pembelian minyak murah dari Rusia.

Meski demikian, India belum sepenuhnya menghentikan pembelian. Mulai Oktober, kilang-kilang India berencana mengimpor 1,4 hingga 1,6 juta barel per hari, turun dari rata-rata 1,8 juta barel pada semester pertama tahun ini. Penurunan ini dapat mengurangi keuntungan India yang selama ini menghemat hampir USD10 per barel dibandingkan membeli minyak Arab Saudi.

Di sisi lain, Rusia semakin gencar menawarkan gas alam cair (LNG) ke China, termasuk dari fasilitas Arctic LNG 2 yang terkena sanksi Amerika. Pekan lalu, kapal tanker pertama dari proyek itu berhasil merapat di pelabuhan China. Proyek tersebut menjadi kunci rencana Rusia untuk melipatgandakan ekspor LNG melalui jalur laut pada 2030, menggantikan penurunan ekspor pipa ke Eropa.

Baca Juga: Serangan Drone Laut Rusia Tenggelamkan Kapal Perang Ukraina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Rekomendasi
Penglihatan Kabur Belum...
Penglihatan Kabur Belum Tentu Katarak, Bisa Jadi Retinopati Diabetik
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
Berita Terkini
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved