Putin, Xi dan Modi Bertemu Pekan Ini, Bahas Pasokan Minyak di Tengah Tekanan AS
Jum'at, 29 Agustus 2025 - 07:43 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, rencana pembangunan jalur pipa Power of Siberia 2 masih terkatung-katung. Jalur sepanjang 2.600 kilometer ini digadang-gadang dapat mengalirkan 50 miliar meter kubik gas per tahun dari Semenanjung Yamal ke China, menggantikan sebagian pasar Eropa. Namun, Beijing masih enggan memberikan komitmen penuh karena kebutuhan gas yang melambat, meningkatnya produksi domestik, dan berkembangnya pasar LNG yang lebih fleksibel.
"China tidak ingin terlalu bergantung pada satu pemasok," kata Erica Downs, peneliti di Center on Global Energy Policy Universitas Columbia. Menurutnya, meski proyek itu belum mendapat lampu hijau, situasi global dapat mendorong Beijing mempertimbangkan kembali, terutama jika mendapat tawaran harga yang menguntungkan.
Pertemuan di Tianjin ini diperkirakan tidak akan menghasilkan terobosan besar, tetapi menjadi sinyal kuat bahwa ketiga negara tetap menjaga kerja sama energi di tengah dinamika geopolitik global.
"China tidak ingin terlalu bergantung pada satu pemasok," kata Erica Downs, peneliti di Center on Global Energy Policy Universitas Columbia. Menurutnya, meski proyek itu belum mendapat lampu hijau, situasi global dapat mendorong Beijing mempertimbangkan kembali, terutama jika mendapat tawaran harga yang menguntungkan.
Pertemuan di Tianjin ini diperkirakan tidak akan menghasilkan terobosan besar, tetapi menjadi sinyal kuat bahwa ketiga negara tetap menjaga kerja sama energi di tengah dinamika geopolitik global.
(nng)
Lihat Juga :