Kirim Keuntungan dari Aset Beku Rusia Rp4.882 Triliun ke Ukraina, Uni Eropa Digugat

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:57 WIB
loading...
A A A
Diberlakukan pada bulan Februari, langkah ini mengarahkan 99,7% dari bunga yang dihasilkan dari aset bank sentral Rusia yang dibekukan ke Ukraina, memberikan estimasi USD3,5 hingga USD5,8 miliar per tahun.

Dalam kasus yang pertama kali diajukan ke Pengadilan Uni Eropa dan kemudian dipindahkan ke Pengadilan Umum, Hungaria meminta untuk "membatalkan keputusan... tentang pengalokasian dana untuk langkah-langkah bantuan dalam menyediakan dukungan militer kepada Angkatan Bersenjata Ukraina" dan agar "memerintahkan tergugat untuk menanggung biaya."

Budapest berpendapat bahwa EPF bertindak ilegal dengan mengabaikan keputusan veto, dengan alasan bahwa Hungaria bukan merupakan "negara anggota yang menyumbang."

"Akibatnya, prinsip kesetaraan antar Negara Anggota dan prinsip fungsi demokratis Uni Eropa telah dilanggar karena sebuah Negara Anggota diusir, tanpa alasan yang jelas dan tanpa dasar hukum, dari hak suaranya," kata pengajuan tersebut.

Hungaria menentang dukungan tanpa syarat blok Eropa untuk Kiev dan lebih memilih pembicaraan damai daripada melanjutkan pertempuran. Budapest telah berulang kali menggunakan vetonya untuk memblokir bantuan keuangan dan militer dari UE, termasuk paket sengketa sebesar 50 miliar europada akhir 2023. Kebuntuan ini telah mendorong anggota UE lainnya untuk mencari cara menghindari perlawanan Budapest.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Rekomendasi
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Antisipasi Perang Besar,...
Antisipasi Perang Besar, Uni Eropa Siapkan Rp13.730 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved