Perjalanan Bisnis Gudang Garam, Raksasa Produsen Rokok yang Dikabarkan PHK Ribuan Buruh
Minggu, 07 September 2025 - 13:07 WIB
loading...
A
A
A
Apa yang dicapai Gudang Garam saat ini tentunya tidak terlepas dari peran penting sang pendiri, Surya Wonowidjojo. Beliau adalah seorang wirausahawan sejati yang dimatangkan oleh pengalaman dan naluri bisnis. Di mata para karyawan, Ia bukan hanya berperan sebagai pemimpin, melainkan juga merupakan sosok seorang bapak, saudara, serta sahabat yang amat memperhatikan kesejahteraan karyawan.
Surya Wonowidjojo meninggal dunia pada 28 Agustus 1985 dengan meninggalkan kesan mendalam bukan hanya di mata karyawan, melainkan juga di hati masyarakat Kediri dan sekitarnya. Ia merupakan seorang panutan yang menanamkan nilai-nilai luhur bagi perusahaan, yang dituangkannya ke dalam Catur Dharma Perusahaan.
Kehidupan yang bermakna dan berfaedah bagi masyarakat luas merupakan suatu kebahagiaan. Kerja keras, ulet, jujur, sehat, dan beriman adalah prasyarat kesuksesan. Kesuksesan tidak dapat terlepas dari peranan dan kerjasama dengan orang lain. Ditambah serta karyawan adalah mitra usaha yang utama.
Didirikan pada tahun 2002, PT. Surya Madistrindo adalah perusahaan yang dimiliki oleh PT. Gudang Garam Tbk. untuk menjalankan distribusi produk-produk sigaret Gudang Garam bersama dengan 3 perusahaan distribusi lainnya. Di tahun 2009, SM ditunjuk sebagai distributor tunggal yang memegang kendali strategi distribusi dan field marketing untuk seluruh wilayah Indonesia.
Bermarkas di Jakarta, SM telah tumbuh dan bertransformasi menjadi perusahaan distribusi rokok yang profesional dan modern. Berawal dari beberapa ribu karyawan, kini SM telah didukung oleh sumber daya manusia mencapai lebih dari 14 ribu orang yang tersebar pada 12 kantor perwakilan regional dan lebih dari 180 kantor perwakilan area di Indonesia.
Baca Juga: Viral! Tangis Ribuan Buruh Gudang Garam Terkena PHK Massal
Selain itu perusahaan juga mengurangi pembelian tembakau. Pada 2024, Gudang Garam berhenti membeli tembakau asal Temanggung. Kebijakan itu berlanjut pada 2025. Gudang Garam dan anak perusahaannya menyediakan lapangan kerja bagi 30.308 orang di akhir tahun 2024.
Dikutip dari laporan keuangan semester pertama yang dipublikasikan di keterbukaan informasi BEI, Minggu (7/9/2025), per tanggal 31 Juli 2025, perseroan hanya mampu mencetak laba bersih senilai Rp117,16 miliar.
Surya Wonowidjojo meninggal dunia pada 28 Agustus 1985 dengan meninggalkan kesan mendalam bukan hanya di mata karyawan, melainkan juga di hati masyarakat Kediri dan sekitarnya. Ia merupakan seorang panutan yang menanamkan nilai-nilai luhur bagi perusahaan, yang dituangkannya ke dalam Catur Dharma Perusahaan.
Kehidupan yang bermakna dan berfaedah bagi masyarakat luas merupakan suatu kebahagiaan. Kerja keras, ulet, jujur, sehat, dan beriman adalah prasyarat kesuksesan. Kesuksesan tidak dapat terlepas dari peranan dan kerjasama dengan orang lain. Ditambah serta karyawan adalah mitra usaha yang utama.
Didirikan pada tahun 2002, PT. Surya Madistrindo adalah perusahaan yang dimiliki oleh PT. Gudang Garam Tbk. untuk menjalankan distribusi produk-produk sigaret Gudang Garam bersama dengan 3 perusahaan distribusi lainnya. Di tahun 2009, SM ditunjuk sebagai distributor tunggal yang memegang kendali strategi distribusi dan field marketing untuk seluruh wilayah Indonesia.
Bermarkas di Jakarta, SM telah tumbuh dan bertransformasi menjadi perusahaan distribusi rokok yang profesional dan modern. Berawal dari beberapa ribu karyawan, kini SM telah didukung oleh sumber daya manusia mencapai lebih dari 14 ribu orang yang tersebar pada 12 kantor perwakilan regional dan lebih dari 180 kantor perwakilan area di Indonesia.
Kinerja PT Gudang Garam
Berdasarkan data keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Juni 2025, laba bersih perusahaan berkode saham GGRM ini sepanjang 2024 sebesar Rp980,8 miliar. Jumlah itu anjlok 81,57% dibandingkan 2023 yang mencapai Rp5,32 triliun.Baca Juga: Viral! Tangis Ribuan Buruh Gudang Garam Terkena PHK Massal
Selain itu perusahaan juga mengurangi pembelian tembakau. Pada 2024, Gudang Garam berhenti membeli tembakau asal Temanggung. Kebijakan itu berlanjut pada 2025. Gudang Garam dan anak perusahaannya menyediakan lapangan kerja bagi 30.308 orang di akhir tahun 2024.
Dikutip dari laporan keuangan semester pertama yang dipublikasikan di keterbukaan informasi BEI, Minggu (7/9/2025), per tanggal 31 Juli 2025, perseroan hanya mampu mencetak laba bersih senilai Rp117,16 miliar.
(akr)
Lihat Juga :