3.685 Kamar Hotel Milik ITDC Siap Manjakan Wisatawan
Jum'at, 11 September 2020 - 19:11 WIB
loading...
A
A
A
"Meningkatnya jumlah kamar tersedia, occupancy rate, serta jumlah kegiatan di The Nusa Dua, telah memberikan dampak terhadap bekerjanya kembali pekerja wisata yang selama ini dirumahkan serta peningkatan taraf ekonomi mereka karena sudah bisa mulai bekerja kembali," tambah Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita.
Lebih lanjut Ia mengaku menyambut gembira geliat positif ekonomi ini, namun perseroan akan tetap memastikan penerapan protokol kesehatan oleh semua pihak di dalam kawasan. Pasalnya masalah kesehatan tetap merupakan prioritas ITDC sebagai pengelola kawasan.
Sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan di Kawasan The Nusa Dua, lanjut dia, pemeriksaan kesehatan dimulai dari pintu gerbang utama. ITDC akan memastikan wisatawan menggunakan masker selama beraktivitas dalam kawasan, selalu mencuci tangan dengan teratur dan melakukan physical distancing.
"Untuk memastikan pelaksanaan physical distancing, ITDC menerapkan crowd management dengan membatasi jumlah pengunjung di suatu lokasi maksimal 25 orang, dan menerapkan Queue and Interaction Management dengan mengatur jarak antrian pengunjung sehingga dapat mencegah penumpukan pengunjung," katanya.
(Baca Juga: Sudah Terapkan Protokol Kesehatan, Bali Masih Pikir-pikir Undang Wisman )
Lebih lanjut Ia mengaku menyambut gembira geliat positif ekonomi ini, namun perseroan akan tetap memastikan penerapan protokol kesehatan oleh semua pihak di dalam kawasan. Pasalnya masalah kesehatan tetap merupakan prioritas ITDC sebagai pengelola kawasan.
Sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan di Kawasan The Nusa Dua, lanjut dia, pemeriksaan kesehatan dimulai dari pintu gerbang utama. ITDC akan memastikan wisatawan menggunakan masker selama beraktivitas dalam kawasan, selalu mencuci tangan dengan teratur dan melakukan physical distancing.
"Untuk memastikan pelaksanaan physical distancing, ITDC menerapkan crowd management dengan membatasi jumlah pengunjung di suatu lokasi maksimal 25 orang, dan menerapkan Queue and Interaction Management dengan mengatur jarak antrian pengunjung sehingga dapat mencegah penumpukan pengunjung," katanya.
(Baca Juga: Sudah Terapkan Protokol Kesehatan, Bali Masih Pikir-pikir Undang Wisman )
Lihat Juga :