Formula Mesin Ganda Purbaya untuk Mencapai Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 8 Persen
Kamis, 11 September 2025 - 20:03 WIB
loading...
A
A
A
Di ruang sidang Bidakara hari itu, diskusi seolah berputar pada satu kesimpulan: pertumbuhan 8 persen bukan sekadar mimpi, tetapi agenda yang menuntut keberanian politik dan konsistensi teknokratis.
Syahganda mengingatkan kembali, pertumbuhan hanya akan bermakna bila dibarengi keadilan. “Pertumbuhan bagus saja tidak cukup. Yang penting adalah rakyat bisa merasakan,” ujarnya.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Sebut Demo Agustus Kelabu Akibat Salah Kebijakan Ekonomi
Purbaya memberi formula mesin ganda: negara dan swasta harus digerakkan bersamaan. Didik Madiyono menyodorkan jaminan stabilitas sistem keuangan. Dari tiga arah itu -optimisme, strategi, dan kepercayaan- tersusunlah narasi besar menuju 8 persen.
Pertumbuhan ekonomi pada akhirnya bukan soal angka semata, melainkan wajah keseharian rakyat. Seperti kata Amartya Sen, “Development is about expanding the real freedoms that people enjoy.” Dan sebagaimana Franklin D. Roosevelt pernah berujar, “The test of our progress is not whether we add more to the abundance of those who have much, it is whether we provide enough for those who have little.”
Maka, bila mesin negara dan swasta kelak benar-benar bergerak bersama, keberhasilan itu hanya layak disebut kemajuan bila menambah ruang kebebasan rakyat-membebaskan dari kemiskinan, memperkecil ketimpangan, dan memulihkan keadilan sosial.
Syahganda mengingatkan kembali, pertumbuhan hanya akan bermakna bila dibarengi keadilan. “Pertumbuhan bagus saja tidak cukup. Yang penting adalah rakyat bisa merasakan,” ujarnya.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Sebut Demo Agustus Kelabu Akibat Salah Kebijakan Ekonomi
Purbaya memberi formula mesin ganda: negara dan swasta harus digerakkan bersamaan. Didik Madiyono menyodorkan jaminan stabilitas sistem keuangan. Dari tiga arah itu -optimisme, strategi, dan kepercayaan- tersusunlah narasi besar menuju 8 persen.
Pertumbuhan ekonomi pada akhirnya bukan soal angka semata, melainkan wajah keseharian rakyat. Seperti kata Amartya Sen, “Development is about expanding the real freedoms that people enjoy.” Dan sebagaimana Franklin D. Roosevelt pernah berujar, “The test of our progress is not whether we add more to the abundance of those who have much, it is whether we provide enough for those who have little.”
Maka, bila mesin negara dan swasta kelak benar-benar bergerak bersama, keberhasilan itu hanya layak disebut kemajuan bila menambah ruang kebebasan rakyat-membebaskan dari kemiskinan, memperkecil ketimpangan, dan memulihkan keadilan sosial.
(akr)
Lihat Juga :