Buru Duit Koruptor lewat Redenominasi Rupiah, Bennix: Rp3.000 Triliun Bisa Balik ke Negara

Jum'at, 26 September 2025 - 06:17 WIB
loading...
Buru Duit Koruptor lewat...
Bennix di podcast TO THE POINT AJA! menerangkan, bagaimana redenominasi rupiah bisa jadi senjata ampuh untuk melawan para koruptor. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Founder Bennix Investor Group, Benny Batara atau Bennix di podcast TO THE POINT AJA! menerangkan, bagaimana redenominasi rupiah bisa jadi senjata ampuh untuk melawan para koruptor. Pasalnya banyak koruptor di Indonesia yang lebih memilih menyimpan uang haramnya dalam bentuk cash, karena takut terendus oleh aparat.

Bennix menerangkan, dengan adanya program redenominasi rupiah, uang-uang haram yang ditimbun koruptor akan tergerus nilainya jika tidak segera ditukar di Bank Indonesia (BI). Artinya mereka yang selama ini menumpuk kekayaan dari hasil korupsi akan kehilangan segalanya hanya dalam hitungan bulan.

"Ada seorang anggota parlemen yang sangat kaya sekali menggaji karyawan dengan cash. Kenapa sih dia harus pakai cash? Berarti mungkin ada masalah dengan sistem perbankan nasional. Atau jangan-jangan memang duit cash itu disimpan di balik bantal," terangnya, Kamis (25/9).

"Jika tiba-tiba keluar program redenominasi Benix, tujuannya menghilangkan tiga nol di belakang. Kalau duitnya masih kebanyakan nolnya, maka tidak berlaku. Ia harus bawa ke bank ditukar. Ketahuan dong duit dari mana nih? Lu cuci duit apa korupsi, apa bagaimana nih? pusing dong orang-orang kayak begini," bebernya.

Baca Juga: MBG Sedot Anggaran Rp335 T, Bennix: Masih Ada Orang di Indonesia Tak Tahu Sarapan

Menurut Benix, lewat program redenominasi rupiah, akan membuat negara untung. Dimana menurut estimasi terang Benix, bahwa ada duit 3.000 triliun rupiah hasil korupsi yang tidak masuk sistem.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Rekomendasi
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Siap Pelihatkan Pabriknya...
Siap Pelihatkan Pabriknya di China, QJMotor Hadir di PRJ 2026
Berita Terkini
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved