Luhut Minta Anggaran MBG Tak Disunat, Menkeu Purbaya Kekeuh Tetap Potong

Minggu, 05 Oktober 2025 - 22:03 WIB
loading...
Luhut Minta Anggaran...
Merespons permintaan Luhut, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bersikeras akan tetap memotong angggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika tak terserap dengan baik. Foto/Dok IG Menkeu Purbaya
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bersikeras akan tetap memotong angggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika tak terserap dengan baik. Pihaknya akan melihat efektifitas penyerapan MBG hingga akhir Oktober 2025.

"Kita tetap lihat sampai akhir Oktober, kalau dia ga nyerap (anggaran), kami potong juga," kata Purbaya kepada wartawan di Monas, Minggu (5/10/2025).

Ketegasan Purbaya ini merespons permintaan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan yang meminta agar Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak menarik anggaran MBG yang belum terserap. Purbaya tentunya mengapresiasi ide Luhut tersebut terkait progam MBG.

Baca Juga: 9 Bulan Program MBG, Habiskan Anggaran Rp21,64 Triliun

"Ini kan berarti pak Luhut sudah mengakses penyerapan anggarannya, berarti dia nilai itu bagus semua," kaya Purbaya.

Diversi sebelumnya, Luhut memastikan program MBG berjalan optimal dan anggarannya terserap. Ia secara tegas meminta Kementerian Keuangan agar tidak menarik kembali atau memangkas alokasi dana MBG yang belum terserap.

Permintaan ini disampaikan Luhut menyusul kekhawatiran adanya penarikan anggaran jika realisasi dana dianggap lambat. Luhut meyakinkan pemerintah, dalam hal ini Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, bahwa penyerapan anggaran program tersebut menunjukkan perbaikan signifikan.

"Kami laporkan bahwa penyerapan anggarannya membaik sehingga Menkeu nanti tidak perlu ambil-ambil anggaran yang tidak terserap," ujar Luhut saat ditemui di Kantor DEN, Jakarta, Jumat (3/10/2025).

Berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN), hingga sembilan bulan pertama tahun ini, serapan anggaran MBG telah mencapai Rp21,64 triliun atau sekitar 34% dari total alokasi. Angka ini menunjukkan progres positif yang hendak dipertahankan Luhut agar dana yang tersisa tidak disunat.

Luhut menjelaskan, pemantauan ketat di lapangan terus dilakukan untuk memastikan realisasi program selaras dengan data yang dilaporkan. DEN juga membentuk tim khusus untuk menjamin akurasi data di lapangan.

"Kami lakukan pengecekan fisik, kami bangun tim juga dari DEN sehingga kita tidak hanya menerima laporan, sehingga Presiden dapat laporan dengan data akurat sehingga pengambilan keputusan juga bisa akurat," jelas Luhut.

Baca Juga: Luhut Turun Gunung, Minta Purbaya Tak Sunat Anggaran MBG

Lebih lanjut, Luhut mengungkapkan bahwa progres serapan anggaran MBG kini telah memberikan dampak langsung pada penyediaan lapangan kerja. Program ini disebut menjadi salah satu bantalan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

"Kalau saya tidak keliru tadi penyerapan lapangan kerja sudah 380 ribu, itu saya kira membantu sekali dalam keadaan ekonomi dunia yang tidak menentu sekarang ini," pungkasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
Purbaya dan Said Iqbal...
Purbaya dan Said Iqbal Mau Makan Siang Bareng Besok, Ada Apa?
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
Hari Pertama Sekolah,...
Hari Pertama Sekolah, BPOM Pastikan Program MBG Tetap Diawasi
Prabowo: Banyak yang...
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
Rekomendasi
BPOM Ungkap Temuan Kosmetik...
BPOM Ungkap Temuan Kosmetik Ilegal Naik 10 Kali Lipat pada 2026, Nilainya Tembus Rp35,8 Miliar
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
Polisi Tangkap Peneror...
Polisi Tangkap Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel, Ini Identitasnya
Berita Terkini
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
S&P Rilis Peringkat...
S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved