One Global Capital Ajak Investor RI Investasi Properti di Asia Pasifik
Senin, 06 Oktober 2025 - 07:49 WIB
loading...
A
A
A
Transformasi One Global Gallery Eastlakes, sebelumnya dikenal sebagai The Grand Eastlakes Shopping Centre, menjadi bukti kemampuan One Global Capital mengubah visi menjadi nilai nyata dan terukur. Diluncurkan kembali pada Desember 2024, pusat gaya hidup modern seluas 3.000 meter persegi ini berkembang pesat sebagai destinasi ritel utama, tidak hanya menghadirkan pengembalian investasi yang luar biasa, tetapi juga memberikan dampak positif bagi komunitas sekitar.
Sejak peluncuran ulang, masuknya penyewa baru telah mendorong lonjakan pendapatan kotor secara signifikan, dari AUD1,2 juta menjadi AUD3 juta. Pencapaian ini semakin diperkuat oleh laporan valuasi Savills per September 2025 yang mencatat nilai AUD35 juta—menunjukkan peningkatan nilai sebesar AUD15 juta dengan pertumbuhan ekuitas mencapai 150% per tahun.
Iwan Sunito menegaskan, pihaknya akan mengembalikan ekuitas investor hanya dalam waktu satu tahun, ini lima tahun lebih cepat dibandingkan rencana awal. “Capaian ini jauh melampaui ekspektasi kami saat pertama kali mengakuisisi aset tersebut pada 2024,” tuturnya. Baca juga: Asing Jual Saham Capai Rp3,1 Triliun Pekan Ini, Perbankan Jadi Sasaran Utama
Keberhasilan ini didorong filosofi community-first yang menjadi ciri khas One Global Capital dan terus mendapatkan respons positif dari para penyewa. Salah satunya datang dari Mohamad Srour, pengusaha asal Lebanon kelahiran Australia yang merupakan pendiri Barber Brothers.
Dengan pengalaman lebih dari 17 tahun di industri barber dan jaringan 15 gerai yang sukses, Srour menilai pendekatan kepemimpinan Iwan Sunito sangat berbeda. “Iwan Sunito adalah seorang landlord yang unik. Sikapnya yang ramah dan berorientasi pada keluarga membuat kami merasa dihargai setiap hari. Kepedulian tulusnya terhadap penyewa mendorong kami untuk menjalin kemitraan jangka panjang,” ujarnya.
Sejak peluncuran ulang, masuknya penyewa baru telah mendorong lonjakan pendapatan kotor secara signifikan, dari AUD1,2 juta menjadi AUD3 juta. Pencapaian ini semakin diperkuat oleh laporan valuasi Savills per September 2025 yang mencatat nilai AUD35 juta—menunjukkan peningkatan nilai sebesar AUD15 juta dengan pertumbuhan ekuitas mencapai 150% per tahun.
Iwan Sunito menegaskan, pihaknya akan mengembalikan ekuitas investor hanya dalam waktu satu tahun, ini lima tahun lebih cepat dibandingkan rencana awal. “Capaian ini jauh melampaui ekspektasi kami saat pertama kali mengakuisisi aset tersebut pada 2024,” tuturnya. Baca juga: Asing Jual Saham Capai Rp3,1 Triliun Pekan Ini, Perbankan Jadi Sasaran Utama
Keberhasilan ini didorong filosofi community-first yang menjadi ciri khas One Global Capital dan terus mendapatkan respons positif dari para penyewa. Salah satunya datang dari Mohamad Srour, pengusaha asal Lebanon kelahiran Australia yang merupakan pendiri Barber Brothers.
Dengan pengalaman lebih dari 17 tahun di industri barber dan jaringan 15 gerai yang sukses, Srour menilai pendekatan kepemimpinan Iwan Sunito sangat berbeda. “Iwan Sunito adalah seorang landlord yang unik. Sikapnya yang ramah dan berorientasi pada keluarga membuat kami merasa dihargai setiap hari. Kepedulian tulusnya terhadap penyewa mendorong kami untuk menjalin kemitraan jangka panjang,” ujarnya.
(poe)
Lihat Juga :