3 Alasan Menkeu Purbaya Tak Perlu Wamen Urus Pajak dan Bea Cukai

Kamis, 09 Oktober 2025 - 11:22 WIB
loading...
3 Alasan Menkeu Purbaya...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak akan menunjuk wakil menteri (Wamen) baru untuk mengurus sektor pajak dan bea cukai. Ia memilih menangani langsung dua direktorat strategis itu dengan alasan efisiensi, efektivitas pengawasan dan penghematan anggaran negara.

Menurut Purbaya keputusan tersebut diambil untuk memastikan pengelolaan penerimaan negara berjalan lebih cepat dan terkoordinasi. Dengan kendali langsung dari menteri, proses pengambilan keputusan di sektor pajak dan bea cukai diharapkan lebih singkat tanpa melalui mekanisme dua tingkat sebagaimana terjadi saat ada wakil menteri.

"Untuk sementara saya pegang dua-duanya, pajak dan bea cukai di bawah saya langsung. Kelihatannya akan seperti ini terus. Dua wamen sudah cukup, ngirit gaji juga," ujar Purbaya dikutip pada Kamis (9/10).

Baca Juga: Purbaya Kaget 99% Busana Muslim di Indonesia Dikuasai China: Kan Jadi Lucu!

Ia menjelaskan, pengawasan langsung atas Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai akan memperkuat kontrol terhadap penerimaan negara yang merupakan tulang punggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dengan mekanisme ini kementerian dapat lebih cepat menindaklanjuti persoalan di lapangan, mulai dari optimalisasi penerimaan hingga pengawasan kepatuhan wajib pajak. "Daripada saya pusing jadi two step, mendingan langsung saja," ujarnya.

Selain memperkuat pengawasan, kebijakan tersebut juga ditujukan untuk mengefisienkan struktur organisasi di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Saat ini, dua wakil menteri yang tersisa dinilai telah mencukupi untuk mendukung tugas-tugas kementerian, yakni satu fokus pada belanja negara dan satu lainnya pada pembiayaan APBN.

Menurut Purbaya, pengurangan satu posisi wakil menteri turut membantu pemerintah menghemat beban gaji serta biaya operasional yang menyertai jabatan tersebut. Langkah tersebut juga dianggap sejalan dengan semangat efisiensi birokrasi yang tengah digalakkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Purbaya Bocorkan Stimulus Gelombang III, Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,2%

Purbaya mengungkapkan telah menyampaikan usulan kepada Presiden agar tidak menunjuk pengganti Anggito Abimanyu, yang sebelumnya menjabat Wamenkeu bidang penerimaan negara dan kini ditugaskan sebagai Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Purbaya dengan mekanisme tersebut akan langsung mengendalikan kebijakan pajak dan bea cukai tanpa perantara, sementara dua wakil menteri lainnya fokus pada aspek belanja dan pembiayaan negara. Purbaya menilai pengaturan tersebut lebih sederhana, efisien, dan adaptif. "Yang penting penerimaan negara bisa dijaga, pengawasan lebih ketat, dan keputusan bisa diambil cepat. Itu yang utama," jelas Purbaya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Momentum Jakarta Fair,...
Momentum Jakarta Fair, Bapenda DKI Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Rekomendasi
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved