Adhiya Travel Modernisasi Layanan Umroh lewat Sistem Digital Terpadu
Minggu, 12 Oktober 2025 - 10:24 WIB
loading...
Adhiya Travel melakukan transformasi layanan perjalanan umroh dengan menerapkan sistem operasional berbasis teknologi digital. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Adhiya Travel melakukan transformasi layanan perjalanan umroh dengan menerapkan sistem operasional berbasis teknologi digital. Langkah strategis ini bertujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kenyamanan jamaah sejak proses pendaftaran hingga kepulangan ke Tanah Air.
Direktur Utama Adhiya Travel, M. Kemal Nugraha, mengatakan digitalisasi menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan jamaah masa kini.
"Kami melihat kebutuhan jamaah terus berkembang. Mereka menginginkan layanan yang praktis, transparan, dan mudah diakses. Karena itu, kami menghadirkan digitalisasi sistem operasional agar seluruh proses dari registrasi, pembayaran, hingga pemantauan keberangkatan dapat dilakukan secara efisien dan real time," ujar dia dalam keterangan tertulis, Minggu (12/10/2025).
Baca Juga: Treetan dan Pos Indonesia Optimalkan Bisnis Travel Umrah dan Wisata Halal
Melalui sistem digital terintegrasi, Adhiya Travel ingin memperkuat posisinya sebagai penyelenggara "Jagonya Umroh Plus" yang tidak hanya fokus pada pelayanan ibadah, tetapi juga pada pengalaman perjalanan jamaah secara menyeluruh. Inovasi ini sekaligus menjadi tonggak pembaruan dalam industri travel umroh menuju layanan yang lebih cepat, aman, dan transparan.
Sistem digital tersebut mencakup sejumlah fitur, di antaranya portal terpadu untuk pendaftaran dan pelacakan keberangkatan, integrasi layanan WhatsApp resmi untuk komunikasi cepat, dashboard monitoring perjalanan, serta sistem pembayaran online terverifikasi. Berbagai fasilitas ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi jamaah dalam mengakses informasi dan menyelesaikan proses administrasi dengan lebih efisien.
"Kami ingin seluruh pengalaman jamaah bersama Adhiya Travel menjadi seamless. Dengan digitalisasi, setiap informasi bisa diakses secara mudah, dan pelayanan kami menjadi lebih cepat, transparan, serta terukur," tambah Kemal.
Transformasi digital ini juga melibatkan pengembangan platform internal bagi tim operasional dan tour leader agar koordinasi lapangan semakin efektif. Seluruh tim dapat saling terhubung dalam satu ekosistem digital mulai dari jadwal penerbangan, akomodasi, hingga pendampingan jamaah di Tanah Suci.
"Digitalisasi ini bentuk komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan yang amanah dan profesional. Kami ingin jamaah merasakan kenyamanan maksimal tanpa harus khawatir dengan urusan administratif," tegas Kemal.
Baca Juga: Gus Irfan Pastikan Skema Kuota Haji 2026 Tetap 92% Reguler dan 8 Persen Khusus
Ia berharap langkah digitalisasi ini menjadi inspirasi bagi pelaku industri umroh di Indonesia untuk terus berinovasi. "Kami yakin masa depan travel umroh ada di tangan mereka yang berani berinovasi. Dan Adhiya Travel ingin berada di garis terdepan dalam menghadirkan pengalaman ibadah yang modern, mudah, dan menenangkan," tutupnya.
Direktur Utama Adhiya Travel, M. Kemal Nugraha, mengatakan digitalisasi menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan jamaah masa kini.
"Kami melihat kebutuhan jamaah terus berkembang. Mereka menginginkan layanan yang praktis, transparan, dan mudah diakses. Karena itu, kami menghadirkan digitalisasi sistem operasional agar seluruh proses dari registrasi, pembayaran, hingga pemantauan keberangkatan dapat dilakukan secara efisien dan real time," ujar dia dalam keterangan tertulis, Minggu (12/10/2025).
Baca Juga: Treetan dan Pos Indonesia Optimalkan Bisnis Travel Umrah dan Wisata Halal
Melalui sistem digital terintegrasi, Adhiya Travel ingin memperkuat posisinya sebagai penyelenggara "Jagonya Umroh Plus" yang tidak hanya fokus pada pelayanan ibadah, tetapi juga pada pengalaman perjalanan jamaah secara menyeluruh. Inovasi ini sekaligus menjadi tonggak pembaruan dalam industri travel umroh menuju layanan yang lebih cepat, aman, dan transparan.
Sistem digital tersebut mencakup sejumlah fitur, di antaranya portal terpadu untuk pendaftaran dan pelacakan keberangkatan, integrasi layanan WhatsApp resmi untuk komunikasi cepat, dashboard monitoring perjalanan, serta sistem pembayaran online terverifikasi. Berbagai fasilitas ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi jamaah dalam mengakses informasi dan menyelesaikan proses administrasi dengan lebih efisien.
"Kami ingin seluruh pengalaman jamaah bersama Adhiya Travel menjadi seamless. Dengan digitalisasi, setiap informasi bisa diakses secara mudah, dan pelayanan kami menjadi lebih cepat, transparan, serta terukur," tambah Kemal.
Transformasi digital ini juga melibatkan pengembangan platform internal bagi tim operasional dan tour leader agar koordinasi lapangan semakin efektif. Seluruh tim dapat saling terhubung dalam satu ekosistem digital mulai dari jadwal penerbangan, akomodasi, hingga pendampingan jamaah di Tanah Suci.
"Digitalisasi ini bentuk komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan yang amanah dan profesional. Kami ingin jamaah merasakan kenyamanan maksimal tanpa harus khawatir dengan urusan administratif," tegas Kemal.
Baca Juga: Gus Irfan Pastikan Skema Kuota Haji 2026 Tetap 92% Reguler dan 8 Persen Khusus
Ia berharap langkah digitalisasi ini menjadi inspirasi bagi pelaku industri umroh di Indonesia untuk terus berinovasi. "Kami yakin masa depan travel umroh ada di tangan mereka yang berani berinovasi. Dan Adhiya Travel ingin berada di garis terdepan dalam menghadirkan pengalaman ibadah yang modern, mudah, dan menenangkan," tutupnya.
(nng)
Lihat Juga :