IGF, Simpan Asset dan Trimegah Sekuritas Kerja Sama Kelola Dana Abadi Istiqlal
Selasa, 14 Oktober 2025 - 18:29 WIB
loading...
Istiqlal Global Fund (IGF) resmi menjalin kerja sama dengan PT Simpan Asset Management dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk untuk pengelolaan Dana Abadi Istiqlal. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Istiqlal Global Fund (IGF) resmi menjalin kerja sama dengan PT Simpan Asset Management dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk untuk pengelolaan Dana Abadi Istiqlal. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di ruang VVIP Al-Malik, Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (14/10).
Penandatanganan dilakukan Direktur Utama IGF Ahsanul Haq, Investment Director PT Simpan Asset Management Armand Adhirama Marthias, dan Direktur PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk Anung Rony Hascaryo. Acara turut disaksikan oleh Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. KH. Nasaruddin Umar.
Prof. Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut dan mengingatkan pentingnya menjaga niat luhur dalam setiap langkah pengelolaan dana umat. "Kemauan yang sangat luhur, insyaAllah akan didengar oleh malaikat dan Allah subhanahu wata’ala. Jika program ini dioptimalkan, umat akan hebat. Percayalah, niat yang tulus lillahita’ala akan dibantu oleh Allah," ujarnya.
Baca Juga: Bazar UMKM Meriahkan Doa untuk Bangsa di Masjid Istiqlal
Ia juga menegaskan pengelolaan wakaf dan dana abadi harus dijalankan secara tertib dan transparan agar dapat memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat. "Wakaf ini harus beraturan. Jika semua pundi-pundi diatur dengan baik, maka umat akan menjadi kaya," katanya.
Direktur Utama IGF Ahsanul Haq menyampaikan rasa syukur atas terbentuknya kerja sama tersebut. Ia menyebut kolaborasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah di Indonesia, khususnya dalam pengelolaan dana abadi berbasis wakaf produktif. "Kami bersyukur dan gembira bisa bergandengan dengan Simpan Asset dan Trimegah Sekuritas," ucapnya.
Ahsanul menjelaskan, melalui kemitraan ini IGF berupaya menghadirkan wadah yang mempertemukan para muwakif dengan mauquf ‘alaih (penerima manfaat) secara langsung. "Kami ingin menyediakan ruang interaksi yang memudahkan masyarakat mengakses instrumen keuangan syariah dalam format ZAWA, yang juga mencakup kegiatan filantropi seperti infak dan sedekah," kata dia.
Baca Juga: Cahaya Hati Cahaya Indonesia di Masjid Istiqlal, Angela Tanoesoedibjo: Ikhtiar Bersama Membawa Keberkahan dan Kesejahteraan Indonesia
Selain penandatanganan nota kesepahaman, kegiatan ini juga diisi dengan sesi talkshow yang menghadirkan sejumlah pakar di bidang keuangan syariah. Akademisi pasar modal Yoyok Prasetyo membahas pengenalan pasar modal dan reksa dana syariah.
Sementara, Head of Retail Mutual Fund Strategy & Partnerships PT Trimegah Sekuritas Hasbie Sukaton mengatakan materi tentang "Konsep Dana Abadi Istiqlal melalui Wakaf Uang Produktif" dan Investment Director PT Simpan Asset Management Armand Adhirama Marthias menjelaskan produk "Simpan Cash Syariah Fund Kelas Dana Abadi Istiqlal".
Penandatanganan dilakukan Direktur Utama IGF Ahsanul Haq, Investment Director PT Simpan Asset Management Armand Adhirama Marthias, dan Direktur PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk Anung Rony Hascaryo. Acara turut disaksikan oleh Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. KH. Nasaruddin Umar.
Prof. Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut dan mengingatkan pentingnya menjaga niat luhur dalam setiap langkah pengelolaan dana umat. "Kemauan yang sangat luhur, insyaAllah akan didengar oleh malaikat dan Allah subhanahu wata’ala. Jika program ini dioptimalkan, umat akan hebat. Percayalah, niat yang tulus lillahita’ala akan dibantu oleh Allah," ujarnya.
Baca Juga: Bazar UMKM Meriahkan Doa untuk Bangsa di Masjid Istiqlal
Ia juga menegaskan pengelolaan wakaf dan dana abadi harus dijalankan secara tertib dan transparan agar dapat memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat. "Wakaf ini harus beraturan. Jika semua pundi-pundi diatur dengan baik, maka umat akan menjadi kaya," katanya.
Direktur Utama IGF Ahsanul Haq menyampaikan rasa syukur atas terbentuknya kerja sama tersebut. Ia menyebut kolaborasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah di Indonesia, khususnya dalam pengelolaan dana abadi berbasis wakaf produktif. "Kami bersyukur dan gembira bisa bergandengan dengan Simpan Asset dan Trimegah Sekuritas," ucapnya.
Ahsanul menjelaskan, melalui kemitraan ini IGF berupaya menghadirkan wadah yang mempertemukan para muwakif dengan mauquf ‘alaih (penerima manfaat) secara langsung. "Kami ingin menyediakan ruang interaksi yang memudahkan masyarakat mengakses instrumen keuangan syariah dalam format ZAWA, yang juga mencakup kegiatan filantropi seperti infak dan sedekah," kata dia.
Baca Juga: Cahaya Hati Cahaya Indonesia di Masjid Istiqlal, Angela Tanoesoedibjo: Ikhtiar Bersama Membawa Keberkahan dan Kesejahteraan Indonesia
Selain penandatanganan nota kesepahaman, kegiatan ini juga diisi dengan sesi talkshow yang menghadirkan sejumlah pakar di bidang keuangan syariah. Akademisi pasar modal Yoyok Prasetyo membahas pengenalan pasar modal dan reksa dana syariah.
Sementara, Head of Retail Mutual Fund Strategy & Partnerships PT Trimegah Sekuritas Hasbie Sukaton mengatakan materi tentang "Konsep Dana Abadi Istiqlal melalui Wakaf Uang Produktif" dan Investment Director PT Simpan Asset Management Armand Adhirama Marthias menjelaskan produk "Simpan Cash Syariah Fund Kelas Dana Abadi Istiqlal".
(nng)
Lihat Juga :