Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Siap Operasikan RFCC Terbesar di Balikpapan Kuartal IV-2025
Rabu, 15 Oktober 2025 - 19:08 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Eksekutif Reforminer Institute Komaidi Notonegoro menilai RDMP Balikpapan sebagai langkah strategis mempercepat peningkatan kapasitas kilang dalam negeri. Proyek tersebut, kata dia, meningkatkan Nelson Complexity Index (NCI) Kilang Balikpapan dari 3,7 menjadi 8, menunjukkan kemampuan kilang menghasilkan produk bernilai tinggi semakin besar.
"Keberadaan proyek RDMP dan Grass Root Refinery (GRR) merupakan langkah tepat dalam meningkatkan kapasitas serta kualitas produk Pertamina," ujarnya.
Komaidi mengingatkan selama satu dekade terakhir penambahan kapasitas kilang di Indonesia hanya mencapai 125 ribu barel per hari jauh tertinggal dibanding Asia Pasifik yang bertambah 3,73 juta barel per hari. Dengan konsumsi nasional sekitar 1,6 juta barel per hari dan produksi kilang hanya 1 juta barel sehingga Indonesia masih harus mengimpor sekitar 600 ribu barel BBM per hari.
Sebab itu, kehadiran RDMP Balikpapan menjadi terobosan penting untuk mengejar ketertinggalan, menekan impor BBM, dan memperkuat kemandirian energi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan domestik.
"Keberadaan proyek RDMP dan Grass Root Refinery (GRR) merupakan langkah tepat dalam meningkatkan kapasitas serta kualitas produk Pertamina," ujarnya.
Komaidi mengingatkan selama satu dekade terakhir penambahan kapasitas kilang di Indonesia hanya mencapai 125 ribu barel per hari jauh tertinggal dibanding Asia Pasifik yang bertambah 3,73 juta barel per hari. Dengan konsumsi nasional sekitar 1,6 juta barel per hari dan produksi kilang hanya 1 juta barel sehingga Indonesia masih harus mengimpor sekitar 600 ribu barel BBM per hari.
Sebab itu, kehadiran RDMP Balikpapan menjadi terobosan penting untuk mengejar ketertinggalan, menekan impor BBM, dan memperkuat kemandirian energi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan domestik.
(nng)
Lihat Juga :