Strategi LPKR Kembangkan Sumber Daya Manusia Unggul
Selasa, 04 November 2025 - 11:47 WIB
loading...
A
A
A
"Sepanjang tahun 2024, karyawan telah mencatat total 48.089 jam pelatihan, dengan rata-rata 16 jam per karyawan di seluruh segmen bisnis, dengan fokus utama pada kualitas pembelajaran yang relevan dan aplikatif," ujar CEO Grup Lippo Indonesia,JohnRiady dalam keterangan tertulis, Selasa (4/11).
Baca Juga: Keberlanjutan Lingkungan, Lippo Karawaci Perkuat Komitmen Efisiensi Penggunaan Air
LPKR menerapkan metode pembelajaran menyeluruh yang memadukan modul digital dengan lokakarya interaktif, permainan peran, dan diskusi kelompok. Program seperti Leadership Development, Safety Response Training, dan Continuous Improvement Program memastikan setiap peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam konteks bisnis nyata.
Sebagai bagian dari perjalanan keberlanjutan grup, perusahaan memperluas kurikulum pelatihan Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh unit bisnis. Pada tahun 2024, perusahaan melaksanakan berbagai pelatihan seperti risiko iklim, dekarbonisasi, pengungkapan ISSB, dan emisi Cakupan 3, dengan total 835 jam pelatihan ESG. Perusahaan menargetkan rata-rata 15 jam pelatihan per karyawan per tahun, dengan alokasi anggaran sebesar Rp373 juta, sebagai bentuk komitmen terhadap Agenda Keberlanjutan 2030.
Baca Juga: Keberlanjutan Lingkungan, Lippo Karawaci Perkuat Komitmen Efisiensi Penggunaan Air
LPKR menerapkan metode pembelajaran menyeluruh yang memadukan modul digital dengan lokakarya interaktif, permainan peran, dan diskusi kelompok. Program seperti Leadership Development, Safety Response Training, dan Continuous Improvement Program memastikan setiap peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam konteks bisnis nyata.
Sebagai bagian dari perjalanan keberlanjutan grup, perusahaan memperluas kurikulum pelatihan Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh unit bisnis. Pada tahun 2024, perusahaan melaksanakan berbagai pelatihan seperti risiko iklim, dekarbonisasi, pengungkapan ISSB, dan emisi Cakupan 3, dengan total 835 jam pelatihan ESG. Perusahaan menargetkan rata-rata 15 jam pelatihan per karyawan per tahun, dengan alokasi anggaran sebesar Rp373 juta, sebagai bentuk komitmen terhadap Agenda Keberlanjutan 2030.
(nng)
Lihat Juga :