Plastics & Rubber Indonesia 2025 Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Rabu, 05 November 2025 - 21:08 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal IKFT ikut memberikan dukungan bagi eksposur produk lokal dan kolaborasi lintas negara. Serangkaian showcase, konsultasi, dan seminar, akan mempertemukan pemangku kepentingan utama untuk membangun koneksi strategis, berbagi wawasan, dan merumuskan langkah bersama menuju industri kemasan Indonesia yang lebih adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
Digelar di area lebih dari 26.000 m², Pamerindo mencatat pertumbuhan eksibitor sebesar 20% dan memproyeksikan peningkatan pengunjung hingga 20%, memperkuat posisinya sebagai salah satu pameran industri plastik dan karet terbesar di Asia Tenggara.
Baca Juga: Resmi Dibuka, Plastics & Rubber Indonesia 2024 Dorong Keberlanjutan Industri
Pada pameran ini pengunjung dapat menemukan berbagai inovasi teknologi yang menjadi sorotan global di antaranya; Smart plastics & bio-based materials untuk otomotif, kemasan, dan elektronik, Smart rubber & daur ulang crumb rubber yang memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen karet alam terbesar kedua dunia. Sementara sorotan utama di sektor mould yaitu teknologi multi-component moulding, robotic rotational moulding, serta integrasi AI dan smart manufacturing untuk efisiensi, presisi, dan pengurangan limbah dalam proses produksi.
"Kami mengundang seluruh pemangku kepentingan di industri untuk hadir dan menyaksikan langsung inovasi serta peluang kolaborasi yang akan membentuk masa depan industri plastik dan karet yang lebih kuat, berkelanjutan, dan kompetitif," tutup Meysia.
Digelar di area lebih dari 26.000 m², Pamerindo mencatat pertumbuhan eksibitor sebesar 20% dan memproyeksikan peningkatan pengunjung hingga 20%, memperkuat posisinya sebagai salah satu pameran industri plastik dan karet terbesar di Asia Tenggara.
Baca Juga: Resmi Dibuka, Plastics & Rubber Indonesia 2024 Dorong Keberlanjutan Industri
Pada pameran ini pengunjung dapat menemukan berbagai inovasi teknologi yang menjadi sorotan global di antaranya; Smart plastics & bio-based materials untuk otomotif, kemasan, dan elektronik, Smart rubber & daur ulang crumb rubber yang memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen karet alam terbesar kedua dunia. Sementara sorotan utama di sektor mould yaitu teknologi multi-component moulding, robotic rotational moulding, serta integrasi AI dan smart manufacturing untuk efisiensi, presisi, dan pengurangan limbah dalam proses produksi.
"Kami mengundang seluruh pemangku kepentingan di industri untuk hadir dan menyaksikan langsung inovasi serta peluang kolaborasi yang akan membentuk masa depan industri plastik dan karet yang lebih kuat, berkelanjutan, dan kompetitif," tutup Meysia.
(nng)
Lihat Juga :