Bebas Zat Radioaktif, 7 Kontainer Udang Indonesia Rp20,14 Miliar Kembali Tembus Pasar AS
Sabtu, 08 November 2025 - 14:28 WIB
loading...
Udang Indonesia kembali menembus pasar Amerika Serikat (AS) usai sebelumnya ditemukan zat radioaktif Cesium-137. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Udang Indonesia kembali menembus pasar Amerika Serikat (AS) usai sebelumnya ditemukan zat radioaktif Cesium-137. Hal ini disampaikan Kepala Badan Mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ishartini.
Menurutnya, udang Indonesia kembali diterima masuk ke AS setelah dinyatakan bebas Cesium-137. Terbaru, Indonesia kembali mengirim 7 kontainer udang dengan volume 106 ton senilai USD1,22 juta atau setara Rp20,14 miliar.
“Udang indonesia masih bisa penuhi pasar Amerika Serikat. Udang Indonesia punya cita rasa saya yang lain, dan kami akan terus melakukan pengendalian," ungkap Ishartini dalam keterangan resminya dikutip Sabtu (8/11/2025).
Baca Juga: AS Temukan Paparan Radioaktif pada Udang Asal Indonesia, Mendag Buka Suara
"Target kami November ini bisa lebih dari 200 kontainer yang bisa diekspor, yang sudah memenuhi syarat bebas Cesium,” lanjutnya.
Staf Khusus Menteri KKP Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto Darwin menambahkan, pemerintah serius menangani permasalahan temuan radioaktif Cesium 137 di komoditas ekspor Indonesia .
KKP disebutnya, bersama dengan kementerian/lembaga lain langsung melakukan langkah-langkah strategis seperti melalukan audit lapangan, hingga penguatan fasilitas laboratorium. “Dalam kasus ini terbukti negara hadir. Kita tidak diam. Dalam hitungan hari, tim teknis lintas lembaga dari KKP, BAPETEN, KLHK, sampai otoritas AS langsung bekerja sama," kata Doni.
Baca Juga: Pengusaha Sebut Kontaminasi Radioaktif Udang Jadi Taruhan Masa Depan Industri
"Kita buka data, audit lapangan, perbaiki SOP, perkuat laboratorium, dan dalam rentang waktu yang relatif singkat hanya dalam 2–3 bulan, Indonesia berhasil kembali menembus pasar AS dengan mekanisme sertifikasi yang diakui FDA (U.S. Food and Drug Administration)," lanjutnya.
Untuk diketahui, FDA secara resmi menetapkan Badan Mutu KKP sebagai Certifying Entity (CE) untuk sertifikasi bebas Cesium-137 pada produk udang. Penetapan ini menjadikan Indonesia negara pertama di dunia yang memperoleh mandat sertifikasi radiasi untuk sektor perikanan, sebuah preseden global yang mengubah orientasi dari crisis reaction menjadi standard setting nation. Per 31 Oktober 2025 skema sertifikasi bebas Cs-137 mulai beroperasi penuh.
Menurutnya, udang Indonesia kembali diterima masuk ke AS setelah dinyatakan bebas Cesium-137. Terbaru, Indonesia kembali mengirim 7 kontainer udang dengan volume 106 ton senilai USD1,22 juta atau setara Rp20,14 miliar.
“Udang indonesia masih bisa penuhi pasar Amerika Serikat. Udang Indonesia punya cita rasa saya yang lain, dan kami akan terus melakukan pengendalian," ungkap Ishartini dalam keterangan resminya dikutip Sabtu (8/11/2025).
Baca Juga: AS Temukan Paparan Radioaktif pada Udang Asal Indonesia, Mendag Buka Suara
"Target kami November ini bisa lebih dari 200 kontainer yang bisa diekspor, yang sudah memenuhi syarat bebas Cesium,” lanjutnya.
Staf Khusus Menteri KKP Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto Darwin menambahkan, pemerintah serius menangani permasalahan temuan radioaktif Cesium 137 di komoditas ekspor Indonesia .
KKP disebutnya, bersama dengan kementerian/lembaga lain langsung melakukan langkah-langkah strategis seperti melalukan audit lapangan, hingga penguatan fasilitas laboratorium. “Dalam kasus ini terbukti negara hadir. Kita tidak diam. Dalam hitungan hari, tim teknis lintas lembaga dari KKP, BAPETEN, KLHK, sampai otoritas AS langsung bekerja sama," kata Doni.
Baca Juga: Pengusaha Sebut Kontaminasi Radioaktif Udang Jadi Taruhan Masa Depan Industri
"Kita buka data, audit lapangan, perbaiki SOP, perkuat laboratorium, dan dalam rentang waktu yang relatif singkat hanya dalam 2–3 bulan, Indonesia berhasil kembali menembus pasar AS dengan mekanisme sertifikasi yang diakui FDA (U.S. Food and Drug Administration)," lanjutnya.
Untuk diketahui, FDA secara resmi menetapkan Badan Mutu KKP sebagai Certifying Entity (CE) untuk sertifikasi bebas Cesium-137 pada produk udang. Penetapan ini menjadikan Indonesia negara pertama di dunia yang memperoleh mandat sertifikasi radiasi untuk sektor perikanan, sebuah preseden global yang mengubah orientasi dari crisis reaction menjadi standard setting nation. Per 31 Oktober 2025 skema sertifikasi bebas Cs-137 mulai beroperasi penuh.
(akr)
Lihat Juga :