Goks, Nilai Transaksi BI-FAST hingga September 2025 Tembus Rp25.000 Triliun
Selasa, 11 November 2025 - 15:20 WIB
loading...
A
A
A
"Kami melihat dorongan kuat datang dari partisipasi generasi muda serta inovasi teknologi yang terus berkembang," ujarnya.
Baca Juga: Terbukti Cepat, Mudah, Mudah, dan Andal, Masyarakat Didorong Pakai BI-Fast
Namun, di balik kemajuan tersebut, Filianingsih mengingatkan adanya tantangan serius berupa keamanan dan kejahatan digital. Mengutip data IMF, potensi kerugian global akibat kejahatan siber diperkirakan melonjak dari USD 8,4 triliun pada 2022 menjadi USD 23 triliun pada 2027.
"Dibalik kemajuan tersebut kita lihat ada tantangan serius, pertama keamanan dan kejahatan digital, kita lihat kejahatan digital dan serangan siber juga meningkat seiring transaksi yang meningkat," pungkasnya.
Baca Juga: Terbukti Cepat, Mudah, Mudah, dan Andal, Masyarakat Didorong Pakai BI-Fast
Namun, di balik kemajuan tersebut, Filianingsih mengingatkan adanya tantangan serius berupa keamanan dan kejahatan digital. Mengutip data IMF, potensi kerugian global akibat kejahatan siber diperkirakan melonjak dari USD 8,4 triliun pada 2022 menjadi USD 23 triliun pada 2027.
"Dibalik kemajuan tersebut kita lihat ada tantangan serius, pertama keamanan dan kejahatan digital, kita lihat kejahatan digital dan serangan siber juga meningkat seiring transaksi yang meningkat," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :