Garuda Indonesia Tunda Beli Pesawat Baru meski Dapat Suntikan Rp23,67 Triliun
Jum'at, 14 November 2025 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
Glenny, yang merupakan pilot lulusan LPPU Curug, menilai bahwa upaya penyelamatan Garuda harus dimulai dari sektor operasional yang selama ini menjadi beban keuangan terbesar. Perbaikan armada mendesak dilakukan guna menghentikan biaya operasional yang terus membebani kas perusahaan. "Kalau tidak diperbaiki, biaya tetap jalan terus," sambungnya.
Ia memperkirakan, proses pemulihan penuh hingga Garuda Indonesia mampu kembali mencetak laba akan membutuhkan waktu sekitar dua tahun ke depan.
Baca Juga: Garuda Indonesia Dapat Kucuran Dana dari Danantara Rp23,67 Triliun
Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Sugiarto Oentoro, menambahkan bahwa seluruh rencana ekspansi yang telah disusun, termasuk pembelian armada, kini sedang dihitung ulang secara ketat. "Bukan dibatalkan, tapi sebagian akan kami tunda sampai analisisnya final," kata Thomas.
Ia memperkirakan, proses pemulihan penuh hingga Garuda Indonesia mampu kembali mencetak laba akan membutuhkan waktu sekitar dua tahun ke depan.
Baca Juga: Garuda Indonesia Dapat Kucuran Dana dari Danantara Rp23,67 Triliun
Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Sugiarto Oentoro, menambahkan bahwa seluruh rencana ekspansi yang telah disusun, termasuk pembelian armada, kini sedang dihitung ulang secara ketat. "Bukan dibatalkan, tapi sebagian akan kami tunda sampai analisisnya final," kata Thomas.
(nng)
Lihat Juga :