Danantara Bongkar Ada Aktor di Belakang Layar Bikin BUMN Rugi
Sabtu, 15 November 2025 - 19:11 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan, saat ini yang menjadi salah satu fokus Danantara adalah memangkas jumlah perusahaan BUMN, dari yang sebelumnya berjumlah sekitar 1.000 perusahaan targetnya hanya ada sekitar 200 perusahaan saja. "Jadi anak-anak yang tidak ada manfaatnya, atau dulu dibuat dengan decision yang berbeda dari hari ini, mesti kita eliminate," tegasnya.
Baca Juga: Besok, Raja Yordania Bertemu Petinggi Danantara di Sela Kunjungan Kenegaraan
Febriany menambahkan, tujuan utama perampingan jumlah BUMN ini juga beralasan karena banyak sesama perusahaan negara yang justru berkompetisi. Ia mencontohkan BUMN Karya, satu proyek yang ditender justru diperebutkan oleh banyak perusahaan negara, meski yang kerap dikorbankan dari persaingan tender itu adalah profit margin.
"Banyak bisnis BUMN yang saling kanibal, contoh BUMN Karya. Itu misal ada tujuh perusahaan karya, kalau ada tender, tujuh-tujuhnya berkompetisi. Turunin harga, sampai tidak ada margin lagi juga tetap diturunin, yang penting dapat kerjaan," pungkasnya.
(nng)
Lihat Juga :