Menakar Risiko Keamanan yang Bakal Dihadapi Para Pemimpin Perusahaan

Senin, 24 November 2025 - 18:54 WIB
loading...
A A A
Misinformasi memicu ancaman

Indonesia menghadapi tantangan serius akibat maraknya misinformasi dan disinformasi. Sebanyak 86% perusahaan dilaporkan menjadi target kampanye semacam itu dalam satu tahun terakhir — tingkat tertinggi kedua di kawasan Asia Pasifik.

Yang lebih mengkhawatirkan, 62% pimpinan keamanan menyatakan bahwa setengah atau lebih pelaku ancaman terhadap bisnis mereka terdorong oleh misinformasi atau disinformasi — tingkat tertinggi secara global. Faktor-faktor ini telah memicu peningkatan signifikan terhadap ancaman eksternal maupun internal yang lebih spesifik.

Penipuan eksternal disebut sebagai kekhawatiran utama oleh 40% responden, tertinggi di kawasan. Sementara itu, ancaman penipuan internal juga sama seriusnya, dengan 41% menyebutnya sebagai ancaman internal utama — tingkat tertinggi bersama di dunia.

Tindakan proaktif untuk melindungi para pemimpin

Perusahaan-perusahaan di Indonesia mengambil langkah tegas dalam perlindungan eksekutif, dengan tingkat penerapan yang jauh melampaui rata-rata regional maupun global. Sebanyak 71% perusahaan telah meningkatkan prosedur keamanan mereka (dibandingkan dengan rata-rata Asia Pasifik sebesar 52%).

Sementara 60% menyediakan personel pengamanan dekat bagi para pemimpin perusahaan (rata-rata Asia Pasifik 40%) — keduanya merupakan tingkat tertinggi kedua di dunia. Selain itu perusahaan-perusahaan di Indonesia juga menempati posisi teratas di tingkat regional dan global dalam penerapan langkah-langkah perlindungan eksekutif lainnya.

Sebanyak 59% perusahaan melakukan pemantauan ancaman daring (rata-rata Asia Pasifik 49%), dan 55% menyediakan perlengkapan pelindung pribadi bagi para pemimpin, seperti kendaraan berpengaman (rata-rata Asia Pasifik 37%) — menjadikannya tingkat tertinggi di kawasan ini dan tertinggi ketiga secara global.

Memperkuat sumber daya keamanan

Para pimpinan keamanan di Indonesia menunjukkan kesiapan kuat untuk meningkatkan investasi, baik dalam sumber daya manusia maupun teknologi. Sebanyak 71% memperkirakan anggaran keamanan fisik akan meningkat dalam satu tahun ke depan — tingkat tertinggi di kawasan Asia Pasifik.

Terdapat pula fokus besar terhadap penerapan teknologi mutakhir, dengan 60% berencana berinvestasi dalam sistem deteksi intrusi berbasis AI (rata-rata global 44%) dan 55% dalam teknologi kontrol akses biometrik (rata-rata global 40%) dalam dua tahun mendatang, menempatkan Indonesia di antara pemimpin global dalam adopsi teknologi keamanan.

Komitmen tersebut tercermin dalam prioritas strategis mereka. Sebanyak 53% pimpinan keamanan menjadikan peningkatan kemampuan deteksi ancaman untuk mencegah insiden sebagai prioritas utama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Green River College...
Green River College Hadirkan Hunian Modern dan Sistem Keamanan Terpadu
Memperkuat Pengawasan...
Memperkuat Pengawasan Perusahaan, NAS Mulai Dilirik Jadi Solusi NVR Modern
AFTECH dan MNC Life...
AFTECH dan MNC Life Gaungkan Sinergi Keuangan Digital dan Keamanan Layanan di IDBS 2025
Lindungi Aset Bisnis,...
Lindungi Aset Bisnis, Nawakara Tawarkan Sistem ISS Berbasis Risiko
JIEP Kolaborasi Tingkatkan...
JIEP Kolaborasi Tingkatkan Keamanan di Kawasan Industri Pulogadung
Produksi Brankas Gunnebo...
Produksi Brankas Gunnebo di Cikarang Terbang hingga Pasar Dunia
Aturan Baru Kartu SIM...
Aturan Baru Kartu SIM Wajib Verifikasi Wajah, Ini Kata Pakar Perlindungan Data
Mama Sinta Laporkan...
Mama Sinta Laporkan Ketua LBH Merauke ke Polda Metro Jaya Terkait Film Pesta Babi
Gelar Jambore Linmas,...
Gelar Jambore Linmas, Ditjen Bina Adwil Kemendagri Komitmen Perkuat Trantibumlinmas
Rekomendasi
Suporter Ikonik DR Kongo...
Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Komitmen Nol Emisi FIFA...
Komitmen Nol Emisi FIFA Tercoreng Jet Pribadi Infantino di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved