Menakar Risiko Keamanan yang Bakal Dihadapi Para Pemimpin Perusahaan

Senin, 24 November 2025 - 18:54 WIB
loading...
A A A
Selain itu, 93% responden sepakat bahwa keamanan fisik seharusnya memiliki prioritas strategis yang lebih tinggi dalam bisnis, — tingkat tertinggi kedua secara global (rata-rata Asia Pasifik 84%).

Pergeseran strategis ini juga mencerminkan meningkatnya tuntutan terhadap peran personel keamanan. Sebanyak 97% pimpinan keamanan menyatakan bahwa tuntutan terhadap profesional garis depan kini lebih besar dibanding lima tahun lalu — tingkat tertinggi bersama di dunia (rata-rata Asia Pasifik 84%).

Sementara itu, 95% meyakini bahwa peran manusia akan tetap menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan organisasi, tingkat tertinggi kedua di kawasan ini (rata-rata Asia Pasifik 89%).

Presiden G4S - Asia dan Timur Tengah, Sanjay Verma mengatakan, “Kawasan Asia Pasifik terus menghadapi dinamika makro yang kompleks dan terus berubah, dipengaruhi oleh sejumlah faktor utama.

Meningkatnya ketegangan geopolitik, perubahan ekonomi yang berkelanjutan, serta percepatan transformasi digital secara bersama-sama membentuk ulang lanskap keamanan bagi dunia bisnis. World Security Report menunjukkan, bahwa ketidakstabilan ekonomi menjadi sumber kekhawatiran yang meluas di seluruh kawasan, dengan Asia Pasifik mencatat tingkat kekhawatiran tertinggi secara global.

Kondisi ini berpotensi memicu peningkatan risiko kejahatan bermotif finansial serta ancaman internal yang didorong oleh tekanan ekonomi. Baca Juga: 2 Fitur Teknologi untuk Layanan dan Keamanan Operasional Gedung

“Pendekatan multi-dimensi sangat penting untuk menghadapi tantangan ini. Pertama, perusahaan perlu beradaptasi dengan kecepatan dan kompleksitas ancaman yang terus berkembang, khususnya yang didorong oleh teknologi digital," ujar Sanjay.

Investasi dalam teknologi keamanan canggih, lanjut dia, terutama solusi berbasis kecerdasan buatan (AI), kini bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan. Kedua, menarik, melatih, dan mempertahankan tenaga kerja keamanan yang kompeten menjadi faktor krusial.



Langkah ini harus dilanjutkan dengan investasi berkelanjutan dalam pengembangan sumber daya manusia, guna meningkatkan keterampilan profesional keamanan garis depan agar mampu berkolaborasi secara efektif dengan teknologi, memperkuat kemampuan analitis, serta menjaga kesejahteraan mereka.

"Ketiga, membangun budaya keamanan yang positif di seluruh organisasi- tidak hanya di departemen keamanan, tetapi menjadi tanggung jawab setiap karyawan," terang dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Green River College...
Green River College Hadirkan Hunian Modern dan Sistem Keamanan Terpadu
Memperkuat Pengawasan...
Memperkuat Pengawasan Perusahaan, NAS Mulai Dilirik Jadi Solusi NVR Modern
AFTECH dan MNC Life...
AFTECH dan MNC Life Gaungkan Sinergi Keuangan Digital dan Keamanan Layanan di IDBS 2025
Lindungi Aset Bisnis,...
Lindungi Aset Bisnis, Nawakara Tawarkan Sistem ISS Berbasis Risiko
JIEP Kolaborasi Tingkatkan...
JIEP Kolaborasi Tingkatkan Keamanan di Kawasan Industri Pulogadung
Produksi Brankas Gunnebo...
Produksi Brankas Gunnebo di Cikarang Terbang hingga Pasar Dunia
Aturan Baru Kartu SIM...
Aturan Baru Kartu SIM Wajib Verifikasi Wajah, Ini Kata Pakar Perlindungan Data
Mama Sinta Laporkan...
Mama Sinta Laporkan Ketua LBH Merauke ke Polda Metro Jaya Terkait Film Pesta Babi
Gelar Jambore Linmas,...
Gelar Jambore Linmas, Ditjen Bina Adwil Kemendagri Komitmen Perkuat Trantibumlinmas
Rekomendasi
5 Kebiasaan yang Bikin...
5 Kebiasaan yang Bikin Pencernaan Sehat dan Menurunkan Berat Badan
Tak Selalu Aman, Sendok...
Tak Selalu Aman, Sendok Kayu Juga Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Jamur
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Berita Terkini
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved