Mendorong Reksa Dana Syariah Jadi Opsi Pengelolaan Wakaf Uang

Senin, 24 November 2025 - 21:26 WIB
loading...
A A A
“Model ini menghadirkan cara baru berwakaf yang lebih produktif, transparan, dan terukur,” sambungnya.

Reksa Dana Syariah Unggulan PT IIM

Dalam acara yang sama, turut hadir Direktur PT IIM Ria M Warganda yang menyampaikan bahwa salah satu produk reksa dana syariah unggulan yang dihadirkan PT IIM adalah Reksa Dana Insight Haji Syariah (I-Hajj Syariah Fund). Produk ini memiliki rekam jejak panjang, relatif stabil, dan merupakan pionir pengelolaan investasi berbasis charity di Indonesia.

“Sejak diluncurkan pada 2005, I-Hajj Syariah Fund secara rutin memberangkatan jamaah umrah melalui penyisihan dana infaq. Sejak 2005 hingga Oktober 2025, inisiatif ini telah memberangkatkan lebih dari 1.169 jamaah kurang mampu yang memiliki kontribusi sosial di masyarakat untuk menjalankan ibadah haji atau umrah dan jumlah ini akan terus bertambah. Hal ini menjadikannya salah satu program charity-investments paling berkelanjutan di Tanah Air,” tuturnya.

Dari sisi performa, I-Hajj Syariah Fund kinerja iHajj menunjukkan konsistensi yang kuat dengan memberikan imbal hasil yang relatif stabil di segala kondisi pasar. Secara historikal I-Hajj Syariah Fund terbukti memberikan imbal hasil yang lebih baik dibandingkan benchmark ketika pasar mengalami krisis.

“Kinerja historis ini menunjukkan bahwa I-Hajj Syariah Fund tidak hanya mampu memberikan imbal hasil kompetitif, tetapi juga membuka ruang bagi dampak sosial yang terukur,” tutur Ria.

Selain I-Hajj Syariah Fund, produk reksa dana syariah unggulan lainnya yang dimiliki oleh PT IIM adalah Insight Simas Asna (I-Asna). Reksa dana pendapatan tetap ini bertujuan untuk memberikan potensi pertumbuhan di tengah ketidakpastian dan meraih momentum investasi dengan memadukan stabilitas dari pemilihan sukuk unggulan dengan potensi pertumbuhan dari capital gain pada sukuk negara.

“I-Asna sendiri secara historikal mampu memberikan imbal hasil yang lebih baik dibandingkan benchmark sejak peluncurannya (lihat Fig.3). Kami menerapkan strategi pengelolaan aktif dengan mengombinasikan sukuk korporasi sebagai sumber stabilitas dan likuiditas, serta menerapkan double buffer strategy, yaitu menggunakan sukuk berdurasi pendek sebagai jangkar stabilitas dan sukuk negara untuk menangkap peluang momentum capital gain,” jelas Ria.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Sasar Investor Muda,...
Sasar Investor Muda, LINE Bank Hadirkan Fitur Investasi Reksa Dana
MNC Asset Management...
MNC Asset Management dan Ayovest Resmikan Kerja Sama Pemasaran Reksa Dana
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
Lindungi Aset Wakaf,...
Lindungi Aset Wakaf, Kemenag: 287.162 Bidang Tanah Umat Sudah Tersertifikasi
Masjid Nusantara dan...
Masjid Nusantara dan Cinta Quran Foundation Dorong Gerakan Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna
Rekomendasi
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Berita Terkini
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved