Tinggalkan Dolar AS, Nyaris 100% Perdagangan Rusia dengan China dan India Pakai Mata Uang Lokal
Selasa, 25 November 2025 - 17:56 WIB
loading...
A
A
A
Pola serupa juga terlihat dalam perdagangan Rusia dengan China. Saat ini, lebih dari 90% transaksi Rusia–China–India dilakukan menggunakan mata uang masing-masing negara, seperti rubel, rupee, dan yuan. Perubahan ini berlangsung seiring terbatasnya akses Rusia ke sistem pembayaran dolar seperti SWIFT akibat sanksi Barat, sehingga mendorong munculnya mekanisme pembayaran alternatif yang lebih mandiri.
Menteri Luar Negeri India, Subrahmanyam Jaishankar, menilai langkah ini memiliki arti penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi kawasan. "Penyelesaian perdagangan dalam mata uang nasional memiliki arti yang sangat besar," ujarnya dalam forum Bisnis India–Rusia di Mumbai.
Data menunjukkan ekspor Rusia ke India mencapai USD 60 miliar dalam 11 bulan pertama 2024, naik 7,7%, sementara impor India dari Rusia naik 23,3% menjadi USD 4,5 miliar. Selain energi, perdagangan kedua negara meluas ke sektor pertahanan, pupuk, hingga barang industri. Meski demikian, sejumlah transaksi tertentu masih menggunakan mata uang lain seperti dirham UEA, terutama ketika kedua pihak membutuhkan stabilitas nilai tukar di tengah volatilitas rubel–rupee.
Baca Juga: G-20 Serukan Perlindungan Mineral Kritis, Sindiran Terselubung ke China
Lihat Juga :