Kejar NZE 2050, Nestle Targetkan Pengurangan Emisi 50% di 2030

Kamis, 27 November 2025 - 21:54 WIB
loading...
Kejar NZE 2050, Nestle...
Nestle menargetkan pengurangan emisi hingga 50% di tahun 2030. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Nestle menargetkan pengurangan emisi hingga 50% di tahun 2030 sebagai upaya mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada 2050. Hal ini seperti diungkap Cristina Macina, Director of Communications, Nestlé Zone AOA.

Menurutnya, langkah konkret mencaai NZE dilakukan dengan membangun lebih dari 8.700 digester biogas bagi peternak sapi perah rakyat, serta dukungan terhadap pengembangan 15 TPS3R di Karawang yang melayani lebih dari 6.900 rumah tangga dan menciptakan lapangan kerja baru.

Selain itu Nestle juga membangun boiler biomassa berbahan bakar sekam padi untuk menghasilkan energi terbarukan, serta menerapkan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle) guna memperkuat ketahanan sumber daya alam dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

"Indonesia berperan sangat strategis dalam mewujudkan komitmen kami terhadap keberlanjutan dan inovasi. Melalui kolaborasi dengan peternak sapi perah rakyat dan petani kopi rakyat serta berbagai inisiatif dan program Creating Shared Value, Nestlé Indonesia menunjukkan bagaimana nilai-nilai global dapat diwujudkan secara lokal,” ujar Cristina dalam pernyataannya, Kamis (27/11/2025).

Baca Juga: Manajer Perempuan di Nestle Meningkat, Ciptakan Lingkungan Kerja yang Inklusif

Ia menambahkan, Nestle juga berfokus pada pengembangan peternakan sapi perah rakyat berkelanjutan di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Hingga kini, Nestle telah bermitra dengan lebih dari 14.000 peternak sapi perah rakyat di Jawa Timur.



Melalui program pendampingan berkelanjutan, perusahaan menyediakan akses terhadap informasi, pembiayaan, dan teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas serta kualitas susu.

Director of Corporate Affairs & Sustainability at PT Nestle Indonesia, Sufintri Rahayu, menegaskan bahwa Nestle juga berkontribusi terhadap perekonomian nasional melalui inisiatif Creating Shared Value. "Seperti halnya di negara lain, berbagai inisiatif utama seperti keberlanjutan, pemberdayaan perempuan, serta keragaman dan inklusi juga diterapkan di Indonesia,” jelas Sufintri.

Baca Juga: Peringati Hari Ibu, Nestle Dorong Perempuan Indonesia Kuasai STEM

Ke depan, kata Sufintri, Nestle Indonesia akan terus berkolaborasi dengan pemerintah, mitra bisnis, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun sistem pangan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa perubahan besar berawal dari langkah-langkah kecil yang konsisten. Melalui berbagai inisiatif seperti pertanian regeneratif, penggunaan energi terbarukan, serta pemberdayaan perempuan baik di kantor maupun di komunitas petani dan produsen, kami ingin memastikan kontribusi nyata dari Indonesia untuk dunia,” tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sampah Plastik di Wilayah...
Sampah Plastik di Wilayah Pesisir Jadi Ancaman! Salaka, KEHATI, dan Nestle Bergerak
Pentingnya Kolaborasi...
Pentingnya Kolaborasi Berkelanjutan dalam Percepatan Penurunan Stunting
CEO Nestle Dipecat Gara-gara...
CEO Nestle Dipecat Gara-gara Ketahuan Selingkuh dengan Bawahan
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Masalah Sampah Tuntas 100% pada 2029
Manajer Perempuan di...
Manajer Perempuan di Nestle Meningkat, Ciptakan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Waste Station, Upaya...
Waste Station, Upaya Kolaboratif Ciptakan Perilaku Bijak Sampah yang Berkelanjutan
BPOM Minta Nestle Tarik...
BPOM Minta Nestle Tarik Sufor S-26 Promil Gold pHPro 1 karena Berpotensi Tercemar Toksin Cereulide
Cegah Stunting, Cermati...
Cegah Stunting, Cermati Program 100 Hari Pendampingan Gizi Ini
Dukung Penanggulangan...
Dukung Penanggulangan Karhutla di Kalbar, Nestle Bagikan Ribuan Masker dan Produk
Rekomendasi
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Ceferin Bilang Piala...
Ceferin Bilang Piala Dunia 2026 Tak Menarik, 13 Negara Murka
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved