Peresmian Kawasan Berikat SIOEN Semarang Asia, Dorong Ekspansi Ekspor Garmen Asal Kendal

Jum'at, 28 November 2025 - 19:43 WIB
loading...
Peresmian Kawasan Berikat...
Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng DIY) meresmikan status kawasan berikat bagi PT SIOEN Semarang Asia. Foto/Dok
A A A
SEMARANG - Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng DIY) meresmikan status kawasan berikat bagi PT SIOEN Semarang Asia (24/11). Penetapan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi industri berorientasi ekspor, khususnya pada sektor garmen dan konveksi yang selama ini menjadi salah satu penopang ekspor nasional.

PT SIOEN Semarang Asia yang berlokasi di Kutoharjo, Kabupaten Kendal, merupakan perusahaan tekstil dan konveksi yang memproduksi berbagai jenis apparel, di antaranya baju ski, pakaian olahraga, jaket musim dingin, celana pantai, hingga kaos. Produk-produk tersebut telah menembus pasar internasional, termasuk negara-negara di kawasan Eropa dan Amerika Serikat, sehingga fasilitas kawasan berikat dinilai tepat untuk mendukung peningkatan daya saing perusahaan di pasar global.

Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, R. Megah Andiarto menjelaskan, dengan status ini, perusahaan dapat mengimpor bahan baku, bahan penolong, dan mesin tanpa membayar bea masuk, PPN, maupun PPnBM selama seluruh hasil produksinya diekspor. Kebijakan ini menjadi dukungan nyata pemerintah dalam menekan biaya produksi dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Baca Juga: Fasilitas Kawasan Berikat Menyokong Geliat Ekonomi Rakyat

“Fasilitas ini pun berjalan seiring dengan kewajiban perusahaan untuk menaati seluruh regulasi yang berlaku, guna menciptakan iklim usaha yang sehat dan berintegritas,” sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Imbas Perang AS-Israel...
Imbas Perang AS-Israel Vs Iran, Perusahaan Tekstil dan Garmen Terancam Tutup
Dukung BPJPH, Industri...
Dukung BPJPH, Industri Tekstil Siap Penuhi Kewajiban Halal Oktober 2026
Industri Tekstil Kena...
Industri Tekstil Kena Efek Perang, Harga Bahan Baku Melonjak 40%
Industri Tekstil Kurang...
Industri Tekstil Kurang Happy dengan Tarif Ekspor 0% ke AS, Ini Alasannya
Mau Bikin BUMN Tekstil...
Mau Bikin BUMN Tekstil Baru, Pemerintah Siapkan Dana Rp101 Triliun
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
Kunjungi Tiga Kanwil...
Kunjungi Tiga Kanwil di Jateng dan Jatim, Dirjen Bea Cukai: Jaga Integritas
Pameran Tekstil Terbesar...
Pameran Tekstil Terbesar Se-Asia Tenggara, Indo Intertex – Inatex 2026 Resmi Dibuka
Rekomendasi
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
Bukan Messi atau Ronaldo,...
Bukan Messi atau Ronaldo, Hanya Kylian Mbappe yang Kenakan Lencana Istimewa di Piala Dunia 2026
Klasemen Peringkat Ketiga...
Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik di Piala Dunia 2026: Senegal Jaga Asa
Berita Terkini
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved