Purbaya soal Banyak WNI Kerja di LN: Gagal Ciptakan Lapangan Kerja
Sabtu, 29 November 2025 - 19:35 WIB
loading...
A
A
A
"Kita harapkan nanti dengan program-program yang dijalankan oleh Pak Prabowo (Presiden Prabowo Subianto), dengan perbaikan investasi, optimalisasi belanja pemerintah, optimalisasi manajemen fiskal dan moneter, harusnya kita bisa lebih baik lagi," ungkapnya.
Baca Juga: Dikritik Purbaya, Danantara Beberkan Alasan Tempatkan Dana di SBN
Isu banyaknya WNI yang memilih bekerja di luar negeri sebelumnya disampaikan anggota Komisi XI DPR, Kardaya Warnika. Ia memaparkan bahwa alasan utama warga merantau adalah perbedaan signifikan tingkat upah mulai dari Rp20 juta di Taiwan, Rp30 juta di Korea Selatan, hingga mencapai Rp49 juta di Jepang. Kardaya meminta pemerintah memperluas pelatihan untuk meningkatkan kemampuan para pekerja agar siap bersaing.
Menanggapi itu, Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah telah menyediakan program magang guna memperkuat kompetensi tenaga kerja. Namun, ia menekankan bahwa solusi jangka panjang bukan sekadar mengirim warga bekerja ke luar negeri, melainkan menciptakan kesejahteraan yang memadai di dalam negeri.
"Jangka panjangnya, misal Amerika lebih bagus dari kita, apa orang kita ke sana semua? Harusnya kita membuat Indonesia kayak Amerika sejahteranya. Itu yang kita kejar dalam beberapa tahun ke depan, 10 tahun mungkin. Jadi, target kita bukan mindahin orang ke sana supaya hidup enak, tapi membuat di sini bagus suasananya sehingga bisa hidup lebih enak tanpa harus ke luar negeri," jelas Purbaya.
Baca Juga: Dikritik Purbaya, Danantara Beberkan Alasan Tempatkan Dana di SBN
Isu banyaknya WNI yang memilih bekerja di luar negeri sebelumnya disampaikan anggota Komisi XI DPR, Kardaya Warnika. Ia memaparkan bahwa alasan utama warga merantau adalah perbedaan signifikan tingkat upah mulai dari Rp20 juta di Taiwan, Rp30 juta di Korea Selatan, hingga mencapai Rp49 juta di Jepang. Kardaya meminta pemerintah memperluas pelatihan untuk meningkatkan kemampuan para pekerja agar siap bersaing.
Menanggapi itu, Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah telah menyediakan program magang guna memperkuat kompetensi tenaga kerja. Namun, ia menekankan bahwa solusi jangka panjang bukan sekadar mengirim warga bekerja ke luar negeri, melainkan menciptakan kesejahteraan yang memadai di dalam negeri.
"Jangka panjangnya, misal Amerika lebih bagus dari kita, apa orang kita ke sana semua? Harusnya kita membuat Indonesia kayak Amerika sejahteranya. Itu yang kita kejar dalam beberapa tahun ke depan, 10 tahun mungkin. Jadi, target kita bukan mindahin orang ke sana supaya hidup enak, tapi membuat di sini bagus suasananya sehingga bisa hidup lebih enak tanpa harus ke luar negeri," jelas Purbaya.
(nng)
Lihat Juga :