Sistem Keamanan IPOT Dirancang untuk Tidak Tembus Phishing
Senin, 08 Desember 2025 - 20:53 WIB
loading...
A
A
A
Berbeda dengan itu, SIM-OTP memiliki jejak audit dari operator seluler, tidak dapat di-forward, tidak dapat dicari di inbox, dan memaksa verifikasi fisik. Oleh karena itu, bank-bank besar di Indonesia menggunakan sistem keamanan SIM-OTP, karena OTP berbasis SIM card memaksa autentikasi fisik yang jauh lebih sulit ditembus.
CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto menyampaikan bahwa keamanan digital merupakan komponen utama stabilitas pasar modal. “Dalam kondisi penetrasi digital yang semakin tinggi, keamanan harus bergerak dari autentikasi berbasis email menuju autentikasi fisik dan device-based. Sistem IPOT dirancang untuk tetap aman bahkan ketika kredensial pengguna bocor. Kami siap mendukung regulator dalam menetapkan standar keamanan baru bagi seluruh pelaku industri.”
Menanggapi kondisi ini, PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menegaskan komitmennya untuk melindungi aset investor dengan menerapkan sistem keamanan terpadu tiga lapis yang dirancang untuk tetap melindungi akun nasabah bahkan ketika kredensial autentikasi bocor.
Sistem ini terdiri dari SIM-OTP sebagai autentikasi dua faktor (2FA), ASDI (App-Scoped Device Identifier) untuk registrasi perangkat, dan Add Device Approval sebagai kontrol eksplisit penambahan perangkat
Ketiga mekanisme ini dirancang saling melengkapi dan membentuk standar keamanan yang setara, bahkan lebih ketat, dibandingkan perbankan di Indonesia. Dengan arsitektur keamanan ini, sekalipun password nasabah dicuri atau bocor, akun IPOT tetap aman tidak dapat ditembus dan dibuka pihak lain.
CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto menyampaikan bahwa keamanan digital merupakan komponen utama stabilitas pasar modal. “Dalam kondisi penetrasi digital yang semakin tinggi, keamanan harus bergerak dari autentikasi berbasis email menuju autentikasi fisik dan device-based. Sistem IPOT dirancang untuk tetap aman bahkan ketika kredensial pengguna bocor. Kami siap mendukung regulator dalam menetapkan standar keamanan baru bagi seluruh pelaku industri.”
Menanggapi kondisi ini, PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menegaskan komitmennya untuk melindungi aset investor dengan menerapkan sistem keamanan terpadu tiga lapis yang dirancang untuk tetap melindungi akun nasabah bahkan ketika kredensial autentikasi bocor.
Sistem ini terdiri dari SIM-OTP sebagai autentikasi dua faktor (2FA), ASDI (App-Scoped Device Identifier) untuk registrasi perangkat, dan Add Device Approval sebagai kontrol eksplisit penambahan perangkat
Ketiga mekanisme ini dirancang saling melengkapi dan membentuk standar keamanan yang setara, bahkan lebih ketat, dibandingkan perbankan di Indonesia. Dengan arsitektur keamanan ini, sekalipun password nasabah dicuri atau bocor, akun IPOT tetap aman tidak dapat ditembus dan dibuka pihak lain.
Lihat Juga :