MDI Portfolio Impact Report 2025 Tunjukkan Dampak Lintas Sektor dari Startup
Rabu, 10 Desember 2025 - 20:24 WIB
loading...
A
A
A
Di sektor pengalaman dan event, Goers telah mengelola lebih dari 6,5 juta tiket dan melayani lebih dari 2 juta pelanggan, serta bekerja sama dengan lebih dari 4.500 penyelenggara acara dan atraksi di Indonesia. Program Goers Crew yang dikembangkan perusahaan ini memberi kesempatan kerja pertama bagi 372 anak muda sepanjang 2024, sekaligus membantu penyelenggara mengelola operasional acara secara lebih profesional.
Di sisi lain, laporan Delos, Volantis, Privy, dan Opsigo menyoroti bagaimana teknologi akuakultur berkelanjutan, AI, identitas digital, dan digitalisasi agen perjalanan dipakai untuk mendorong praktik budidaya yang lebih ramah lingkungan, pengurangan penggunaan kertas, peningkatan keamanan data, serta keberlanjutan bisnis pelaku usaha kecil yang beradaptasi dengan pasar digital.
MDI Ventures melihat laporan-laporan ini bukan sekadar dokumen tahunan, tetapi sebagai landasan untuk pengambilan keputusan. Temuan dampak digunakan sebagai rujukan dalam pendampingan ke start up, diskusi pendanaan lanjutan, hingga penyesuaian bentuk kerja sama dengan Telkom Group dan mitra lain.
Pada tingkat yang lebih luas, rangkaian laporan yang telah diterbitkan dalam beberapa tahun terakhir diharapkan dapat menjadi referensi bagi investor, regulator, dan pelaku industri yang ingin memperkuat agenda keberlanjutan dan tata kelola.
“Pada akhirnya, kami ingin menunjukkan bahwa ekosistem digital Indonesia bisa tumbuh cepat sekaligus bertanggung jawab,” ungkap Alvin.
“Kalau investasi dikelola dengan tepat, terarah, dan berjangka panjang, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan, tetapi juga oleh jutaan pengguna dan komunitas di sekitarnya.”
Rangkaian MDI Impact Report 2025 akan tersedia bagi publik dan para pemangku kepentingan melalui kanal resmi MDI Ventures. Pembaca dapat menelusuri laporan per perusahaan untuk melihat lebih dekat bagaimana teknologi, kewirausahaan, dan tata kelola yang baik diterjemahkan menjadi perubahan nyata di lapangan.
Di sisi lain, laporan Delos, Volantis, Privy, dan Opsigo menyoroti bagaimana teknologi akuakultur berkelanjutan, AI, identitas digital, dan digitalisasi agen perjalanan dipakai untuk mendorong praktik budidaya yang lebih ramah lingkungan, pengurangan penggunaan kertas, peningkatan keamanan data, serta keberlanjutan bisnis pelaku usaha kecil yang beradaptasi dengan pasar digital.
MDI Ventures melihat laporan-laporan ini bukan sekadar dokumen tahunan, tetapi sebagai landasan untuk pengambilan keputusan. Temuan dampak digunakan sebagai rujukan dalam pendampingan ke start up, diskusi pendanaan lanjutan, hingga penyesuaian bentuk kerja sama dengan Telkom Group dan mitra lain.
Pada tingkat yang lebih luas, rangkaian laporan yang telah diterbitkan dalam beberapa tahun terakhir diharapkan dapat menjadi referensi bagi investor, regulator, dan pelaku industri yang ingin memperkuat agenda keberlanjutan dan tata kelola.
“Pada akhirnya, kami ingin menunjukkan bahwa ekosistem digital Indonesia bisa tumbuh cepat sekaligus bertanggung jawab,” ungkap Alvin.
“Kalau investasi dikelola dengan tepat, terarah, dan berjangka panjang, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan, tetapi juga oleh jutaan pengguna dan komunitas di sekitarnya.”
Rangkaian MDI Impact Report 2025 akan tersedia bagi publik dan para pemangku kepentingan melalui kanal resmi MDI Ventures. Pembaca dapat menelusuri laporan per perusahaan untuk melihat lebih dekat bagaimana teknologi, kewirausahaan, dan tata kelola yang baik diterjemahkan menjadi perubahan nyata di lapangan.
(akr)
Lihat Juga :