Nanovest Catat Lonjakan Volume Transaksi Investasi 95% Sepanjang 2025
Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:30 WIB
loading...
Platform investasi digital Nanovest mencatatkan pertumbuhan volume transaksi sebesar 95% sepanjang 2025. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Platform investasi digital Nanovest mencatatkan pertumbuhan volume transaksi sebesar 95% sepanjang 2025. Lonjakan ini terjadi seiring euforia pasar global yang mencapai rekor tertinggi baru (all-time high/ATH) di berbagai kelas aset.
Chief Marketing Officer Nanovest, Jovita Widjaja, menyatakan pencapaian ini mencerminkan peningkatan partisipasi investor digital Indonesia. "Lonjakan hampir dua kali lipat pada volume trading menunjukkan semakin banyak investor Indonesia yang percaya pada potensi pasar global," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (13/12/2025).
Baca Juga: 5 Tempat Trading Crypto Terpercaya 2025: Review Lengkap dan Tips untuk Pemula
Momentum positif dipicu oleh performa luar biasa di sejumlah pasar. Saham AS, khususnya indeks S&P 500 dan Nasdaq, berulang kali mencetak ATH didorong kinerja sektor teknologi seperti Nvidia. Di sisi lain, Bitcoin menyentuh level di atas USD 126.000 dan emas mencapai USD 4.381 per troy ounce.
Pasar domestik juga ikut bergairah dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus rekor 8.616 poin. Bryan Oskar, Senior Market Analyst Nanovest, menyebut fenomena ini sebagai konvergensi aset. "Aset tradisional dan aset digital berlari beriringan menuju puncak baru," jelasnya.
Memasuki 2026, prospek pasar masih berpeluang bullish, namun diwarnai sejumlah tantangan. Kekhawatiran "gelembung AI" muncul menyusul valuasi saham teknologi AS yang tinggi, sementara utang nasional Amerika yang membengkak mengokohkan posisi emas sebagai safe haven.
Baca Juga: Badai Likuidasi Hantam Pasar Kripto, Bagaimana Strategi Investasi yang Tepat?
Aset kripto diperkirakan memasuki fase koreksi jangka pendek, meski minat investor institusional diproyeksi terus meningkat seiring kematangan regulasi. Dalam lanskap yang penuh dinamika ini, disiplin manajemen risiko dan diversifikasi portofolio menjadi kunci utama.
Nanovest berkomitmen untuk terus mempermudah akses investasi global dengan menyediakan beragam pilihan aset dan antarmuka yang ramah pengguna. Platform ini menawarkan fleksibilitas investasi mulai dari Rp5.000 bagi investor pemula.
Chief Marketing Officer Nanovest, Jovita Widjaja, menyatakan pencapaian ini mencerminkan peningkatan partisipasi investor digital Indonesia. "Lonjakan hampir dua kali lipat pada volume trading menunjukkan semakin banyak investor Indonesia yang percaya pada potensi pasar global," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (13/12/2025).
Baca Juga: 5 Tempat Trading Crypto Terpercaya 2025: Review Lengkap dan Tips untuk Pemula
Momentum positif dipicu oleh performa luar biasa di sejumlah pasar. Saham AS, khususnya indeks S&P 500 dan Nasdaq, berulang kali mencetak ATH didorong kinerja sektor teknologi seperti Nvidia. Di sisi lain, Bitcoin menyentuh level di atas USD 126.000 dan emas mencapai USD 4.381 per troy ounce.
Pasar domestik juga ikut bergairah dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus rekor 8.616 poin. Bryan Oskar, Senior Market Analyst Nanovest, menyebut fenomena ini sebagai konvergensi aset. "Aset tradisional dan aset digital berlari beriringan menuju puncak baru," jelasnya.
Memasuki 2026, prospek pasar masih berpeluang bullish, namun diwarnai sejumlah tantangan. Kekhawatiran "gelembung AI" muncul menyusul valuasi saham teknologi AS yang tinggi, sementara utang nasional Amerika yang membengkak mengokohkan posisi emas sebagai safe haven.
Baca Juga: Badai Likuidasi Hantam Pasar Kripto, Bagaimana Strategi Investasi yang Tepat?
Aset kripto diperkirakan memasuki fase koreksi jangka pendek, meski minat investor institusional diproyeksi terus meningkat seiring kematangan regulasi. Dalam lanskap yang penuh dinamika ini, disiplin manajemen risiko dan diversifikasi portofolio menjadi kunci utama.
Nanovest berkomitmen untuk terus mempermudah akses investasi global dengan menyediakan beragam pilihan aset dan antarmuka yang ramah pengguna. Platform ini menawarkan fleksibilitas investasi mulai dari Rp5.000 bagi investor pemula.
(nng)
Lihat Juga :