Mendorong Perusahaan Rintisan Masuk Bursa
Rabu, 16 September 2020 - 08:35 WIB
loading...
A
A
A
Strategi apa yang harus dilakukan startup lokal untuk dapat bersaing secara global?
Menurut saya, sekarang ini orang malah selalu berpikir global lokal. Harus beradaptasi dengan lokal. Makanya, GOJEK menjadi besar karena mereka memikirkan apa yang penting buat orang Indonesia.
Shopee, Bukalapak, dan Tokopedia, penjualan dalam negeri dikuasai.
Perusahaan rintisan global, Amazon, Alibaba kalah bersaing di Indonesia. Malah mereka harus investasi dengan investor lokal. Pasalnya, orang Indonesia sangat tahu apa yang dibutuhkan oleh konsumen lokalnya.
Menurut saya, bagus sekali startup Indonesia menjadi raja di negaranya sendiri. Bandingkan di negara lain, seperti Filipina, yang paling besar Lazada. Di Thailand, perusahaan startup lokalnya tidak besar. Di India, Amazon yang menguasai penjualannya.
Visi anda untuk memajukan UMKM di Indonesia?
Ada tiga hal yang perlu kita lakukan agar UMKM bisa maju. Pertama, pengetahuan dalam memasarkan produk. Kita harus memberikan pelatihan bagaimana cara menjual produk yang baik. Bagaimana mengemas, mengirim barang dengan benar dan konsisten. (Baca juga: Studi: Virus Corona Baru Mampu Menyerang Otak)
Kedua, pendanaan, tentunya dari pemerintah dan perusahaan startup itu sendiri. Ketiga, mengajarkan watak dan skill set penjual, yaitu karakter. Karena tidak semua orang sama. Kalau orangnya tekun, pasti akan sukses. Saya berani mengatakan itu. Seperti pemilik Tokopedia, Bukalapak. Kan semuanya dari bawah. Mereka berasal dari UMKM semua. Dan, mereka bisa menjadi besar. Menurut saya, bisa berhasil karena ada tiga itu, yakni belajar terus, ada skill, watak dan karakter. Selanjutnya, skill harus diasah terus.
Peranan Mileneal dalam membangun industri startup seperti apa?
Kita ini masih banyak belajar dari perusahaan-perusahaan besar. Betul, valuasi perusahaan startup lokal mulai membesar, tapi kita juga harus banyak belajar dari perusahaan-perusahaan yang lebih dulu berkembang. Misalnya, menjadi corporate citizen yang baik.
Harus bisa belajar untuk merangkul atau sinergi dengan semua institusi. Startup lokal masih sangat muda, kita masih banyak belajar dengan industri-industri yang mungkin jauh lebih senior. Jangan besar kepala. Ini juga penting untuk saling mengingatkan.
Industri harus saling berkembang dan kerja sama dengan semua. Kalau kita bersatu, pasti akan semakin kuat. Pasar makin berkembang karena konversi dari offline ke online makin besar. Jadi, tidak usah saling rebutan. Berkompetisi yang baik dan sehat. (Baca juga: Jakarta Berlakukan Lagi PSBB, Persija Pindah Tempat Latihan)
Menurut saya, sekarang ini orang malah selalu berpikir global lokal. Harus beradaptasi dengan lokal. Makanya, GOJEK menjadi besar karena mereka memikirkan apa yang penting buat orang Indonesia.
Shopee, Bukalapak, dan Tokopedia, penjualan dalam negeri dikuasai.
Perusahaan rintisan global, Amazon, Alibaba kalah bersaing di Indonesia. Malah mereka harus investasi dengan investor lokal. Pasalnya, orang Indonesia sangat tahu apa yang dibutuhkan oleh konsumen lokalnya.
Menurut saya, bagus sekali startup Indonesia menjadi raja di negaranya sendiri. Bandingkan di negara lain, seperti Filipina, yang paling besar Lazada. Di Thailand, perusahaan startup lokalnya tidak besar. Di India, Amazon yang menguasai penjualannya.
Visi anda untuk memajukan UMKM di Indonesia?
Ada tiga hal yang perlu kita lakukan agar UMKM bisa maju. Pertama, pengetahuan dalam memasarkan produk. Kita harus memberikan pelatihan bagaimana cara menjual produk yang baik. Bagaimana mengemas, mengirim barang dengan benar dan konsisten. (Baca juga: Studi: Virus Corona Baru Mampu Menyerang Otak)
Kedua, pendanaan, tentunya dari pemerintah dan perusahaan startup itu sendiri. Ketiga, mengajarkan watak dan skill set penjual, yaitu karakter. Karena tidak semua orang sama. Kalau orangnya tekun, pasti akan sukses. Saya berani mengatakan itu. Seperti pemilik Tokopedia, Bukalapak. Kan semuanya dari bawah. Mereka berasal dari UMKM semua. Dan, mereka bisa menjadi besar. Menurut saya, bisa berhasil karena ada tiga itu, yakni belajar terus, ada skill, watak dan karakter. Selanjutnya, skill harus diasah terus.
Peranan Mileneal dalam membangun industri startup seperti apa?
Kita ini masih banyak belajar dari perusahaan-perusahaan besar. Betul, valuasi perusahaan startup lokal mulai membesar, tapi kita juga harus banyak belajar dari perusahaan-perusahaan yang lebih dulu berkembang. Misalnya, menjadi corporate citizen yang baik.
Harus bisa belajar untuk merangkul atau sinergi dengan semua institusi. Startup lokal masih sangat muda, kita masih banyak belajar dengan industri-industri yang mungkin jauh lebih senior. Jangan besar kepala. Ini juga penting untuk saling mengingatkan.
Industri harus saling berkembang dan kerja sama dengan semua. Kalau kita bersatu, pasti akan semakin kuat. Pasar makin berkembang karena konversi dari offline ke online makin besar. Jadi, tidak usah saling rebutan. Berkompetisi yang baik dan sehat. (Baca juga: Jakarta Berlakukan Lagi PSBB, Persija Pindah Tempat Latihan)
Lihat Juga :