Mendorong Perusahaan Rintisan Masuk Bursa

Rabu, 16 September 2020 - 08:35 WIB
loading...
Mendorong Perusahaan...
Pandu Patria Sjahrir. Foto/Koran SINDO
A A A
JAKARTA -
Membangun sebuah usaha tidaklah mudah, termasuk usaha startup atau rintisan. Berbagai tantangan pasti ditemukan, namun tidak menjadikan perusahaan yang bersangkutan menyerah begitu saja. Industri perusahaan startup di Indonesia baru berkembang dalam tujuh tahun terakhir. Namun, tak disangka yang dulunya dianggap belum apa-apa, kini telah berubah menjadi perusahaan dengan nilai pasar yang luar biasa.

Untuk mengetahui lebih jelas perkembangan industri startup ke depan, KORAN SINDO berkesempatan wawancara dengan Pandu Patria Sjahrir. Pandu yang memiliki latar belakang magister dari Stanford Graduate School of Business di Amerika Serikat, merupakan Presiden Komisaris SEA Group Indonesia, yang menaungi perusahaan aplikasi digital, Shopee. (Baca: Cukup Diucapkan, Amalan Ringan Ini Pahalanya Melimpah)

Pria berusia 41 tahun ini juga masuk jajaran Dewan Komisaris GOJEK dan baru saja ditunjuk menjadi Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI). Berikut petikan wawancara dengan beliau:

Bagaimana perkembangan industri startup di Indonesia saat ini?

Terjadinya pandemi Covid-19 mendorong rencana bisnis perusahaan startup menjadi maju. Karena, pola hidup masyarakat berubah. Aktivitas masyarakat pun saat ini serbadigital. Hal ini membuat industri startup yang seharusnya terjadi dua tahun lagi menjadi lebih cepat.

Kita lihat selama lima bulan terakhir. Perusahaan startup seperti Shopee, pergerakan sahamnya luar biasa. Dari 30 dolar AS per saham awal tahun, sekarang sudah 150 dolar AS per saham di bursa saham Amerika. Dan, itu refleksi apa yang terjadi di dunia, apalagi di Indonesia.

Jadi, menurut saya, perkembangan startup sangat luar biasa. Namun, di Indonesia baru mulai. Dulu, mungkin dari 1% dari seluruh total offline e-commerce, mungkin sekarang baru naik 2%. Kalau di China, sudah mencapai 15%, Amerika malah 20%. Jadi, menurut saya, perkembangan startup di Indonesia masih besar sekali.

Apa yang membuat perkembangan startup lokal masih terlalu kecil dibanding negara lain?

Indonesia baru memulai sekitar tujuh tahun. Startup Indonesia yang paling lama Tokopedia. Itu pun masyarakat mengetahui pada tahun 2016. Beruntung, Presiden Jokowi mendorong perusahaan teknologi untuk menggerakkan ekonomi.

Bulan Mei lalu Pak Jokowi mencanangkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Ini merupakan titik penting kebangkitan usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) serta juga ultra mikro. Inisiatif ini untuk mendorong roda ekonomi dalam negeri.

Industri startup terdorong untuk memanfaatkan gerakan ini. Hasilnya, pada minggu pertama Gerakan Nasional BBI, sejuta UMKM memanfaatkan penjualan melalui online. Bayangkan, produk mereka bisa dijual hingga ke pelosok Indonesia. (Baca juga: Paket Isolasi Mandiri Covid-19, Bisnis Legit Beresiko Tinggi)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
MPStore Sabet Penghargaan...
MPStore Sabet Penghargaan DIA 2026, Pacu Inovasi Digital UMKM
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Besarkan Perindo Jatim,...
Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM
Dukung UMKM, Menkeu...
Dukung UMKM, Menkeu Purbaya Kenakan Jaket Kulit Buatan Garut
Rekomendasi
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
KPK Ungkap Anak Buah...
KPK Ungkap Anak Buah Silmy Karim Diduga Beli Rumah Pakai Emas
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Berita Terkini
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved