Membaca Prospek Industri Air Minum Dalam Kemasan di 2026

Selasa, 06 Januari 2026 - 22:35 WIB
loading...
Membaca Prospek Industri...
Industri Air Minum Dalam Kemasan sebagai bagian dari subsektor makanan dan minuman diperkirakan turut menikmati dampak positif dari pertumbuhan ekonomi nasional. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menunjukkan arah yang lebih stabil dan optimistis, menjadi fondasi penting bagi pelaku industri manufaktur , termasuk sektor Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) . Pemerintah dan asosiasi pelaku usaha menilai konsumsi domestik masih akan menjadi penggerak utama perekonomian nasional di tengah dinamika ekonomi global.

Pemerintah melalui kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 5,0 hingga 5,4%. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa target tersebut didorong oleh penguatan konsumsi rumah tangga, investasi sektor riil, serta keberlanjutan reformasi struktural ekonomi nasional.

Dari sisi dunia usaha, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Kamdani memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 5,0 hingga 5,4%. Menurut Apindo, konsumsi domestik masih menjadi penopang utama pertumbuhan, khususnya pada awal tahun yang dipengaruhi momentum hari besar keagamaan dan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Keabsahan Klaim AMDK Air Pegunungan dari Sisi Periklanan dan Marketing

Sementara itu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie menilai stabilitas ekonomi makro yang terjaga akan memperkuat iklim usaha nasional. Kadin optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap dapat berada di atas 5 persen sepanjang 2026 apabila sinergi antara kebijakan pemerintah dan dunia usaha terus diperkuat.

Dalam konteks tersebut, sektor manufaktur, khususnya industri makanan dan minuman , dipandang memiliki prospek yang positif. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) Adhi Lukman menyampaikan, bahwa permintaan produk makanan dan minuman masih tumbuh seiring dengan meningkatnya konsumsi masyarakat dan kesadaran terhadap kualitas serta keamanan produk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Rekomendasi
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Berita Terkini
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved