Membaca Prospek Industri Air Minum Dalam Kemasan di 2026
Selasa, 06 Januari 2026 - 22:35 WIB
loading...
A
A
A
Industri Air Minum Dalam Kemasan sebagai bagian dari subsektor makanan dan minuman diperkirakan turut menikmati dampak positif dari pertumbuhan ekonomi nasional. Kebutuhan masyarakat terhadap air minum yang aman, higienis, dan mudah diakses menjadi salah satu faktor utama yang menopang pertumbuhan industri ini.
Ketua Umum Asosiasi Produsen Air Kemasan Nusantara (AMDATARA), Karyanto Wibowo menilai tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi industri AMDK nasional.
![Membaca Prospek Industri Air Minum Dalam Kemasan di 2026]()
“Tahun 2026 merupakan periode krusial bagi industri air minum dalam kemasan untuk menunjukkan ketahanan dan kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Pertumbuhan ekonomi yang stabil perlu diiringi dengan peningkatan efisiensi produksi, penguatan rantai pasok, serta inovasi produk,” ujar Karyanto.
Menurut Karyanto, kehadiran AMDATARA sebagai asosiasi baru di industri AMDK bertujuan memperkuat konsolidasi pelaku usaha. “Asosiasi Produsen Air Kemasan Nusantara (AMDATARA) hadir sebagai wadah kolaborasi produsen air kemasan untuk membangun industri yang berdaya saing, bertanggung jawab, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.
Dari sisi kebijakan industri, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa sektor makanan dan minuman merupakan salah satu tulang punggung industri pengolahan nonmigas. Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan kapasitas produksi, penerapan standar mutu, serta transformasi industri yang berkelanjutan.
Ketua Umum Asosiasi Produsen Air Kemasan Nusantara (AMDATARA), Karyanto Wibowo menilai tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi industri AMDK nasional.
%2C%20Karyanto%20Wibowo.jpg)
“Tahun 2026 merupakan periode krusial bagi industri air minum dalam kemasan untuk menunjukkan ketahanan dan kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Pertumbuhan ekonomi yang stabil perlu diiringi dengan peningkatan efisiensi produksi, penguatan rantai pasok, serta inovasi produk,” ujar Karyanto.
Menurut Karyanto, kehadiran AMDATARA sebagai asosiasi baru di industri AMDK bertujuan memperkuat konsolidasi pelaku usaha. “Asosiasi Produsen Air Kemasan Nusantara (AMDATARA) hadir sebagai wadah kolaborasi produsen air kemasan untuk membangun industri yang berdaya saing, bertanggung jawab, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.
Dari sisi kebijakan industri, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa sektor makanan dan minuman merupakan salah satu tulang punggung industri pengolahan nonmigas. Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan kapasitas produksi, penerapan standar mutu, serta transformasi industri yang berkelanjutan.
Lihat Juga :