Baru Awal 2026, Negara-negara Berkembang Sudah Tarik Utang Rp741 Triliun

Jum'at, 09 Januari 2026 - 20:15 WIB
loading...
Baru Awal 2026, Negara-negara...
Penarikan utang negara-negara berkembang menjadi rekor di awal tahun 2026. FOTO/Shutterstock
A A A
JAKARTA - Pemerintah negara-negara berkembang (emerging markets) tancap gas di pasar keuangan global pada awal 2026. Dalam delapan hari pertama tahun ini, mereka telah menarik USD44 miliar atau setara Rp741 triliun dari penerbitan utang, melonjak lebih dari 40% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Capaian tersebut menjadi rekor awal tahun seiring minat investor yang menguat di tengah kondisi pinjaman paling menguntungkan dalam lebih dari satu dekade. Lonjakan penerbitan ini ditopang menyempitnya spread obligasi sovereign dollar negara berkembang terhadap U.S. Treasuries ke kisaran 2,5 poin persentase, terendah sejak Januari 2013.

Berdasarkan ukuran premi risiko JPMorgan Chase & Co., kondisi itu mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap disiplin fiskal negara-negara emerging markets, sekaligus pergeseran aliran modal dari Amerika Serikat (AS).

"Permintaan seimbang dengan pasokan, dan hampir tidak ada konsesi pada penerbitan baru," kata Tatjana Greil Castro, manajer di J.P. Morgan Investment Management dikutip dari Bloomberg, Jumat (9/1/2026).

Baca Juga: Pemerintah Tarik Utang Baru Rp744 Triliun, Melebihi Defisit APBN 2025
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik BGN Andri Mulyono Jadi Tersangka
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved