Utang Indonesia Diprediksi Tembus Rp9.645 Triliun, Risiko Gagal Bayar Mengintai di 2026
Selasa, 13 Januari 2026 - 08:47 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Pemerintah Tarik Utang Baru Rp744 Triliun, Melebihi Defisit APBN 2025
Awalil pun mengingatkan adanya risiko serius terhadap kesinambungan fiskal dalam jangka menengah dan panjang. Ia menilai tekanan utang berpotensi mengganggu operasional keuangan negara jika tidak dikelola secara hati-hati.
"Kondisi utang pemerintah cukup mengkhawatirkan. Tidak tertutup kemungkinan, Pemerintah alami gagal sebagian kewajiban utang, terutama bunganya, pada tahun 2026. Sekurangnya, kesinambungan fiskal jangka menengah dan panjang telah terancam," pungkasnya.
Hingga kini, Kementerian Keuangan belum merilis data resmi posisi utang pemerintah per akhir 2025 dan menyatakan pengumuman akan dilakukan pada Februari mendatang setelah Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka PDB nasional.
Awalil pun mengingatkan adanya risiko serius terhadap kesinambungan fiskal dalam jangka menengah dan panjang. Ia menilai tekanan utang berpotensi mengganggu operasional keuangan negara jika tidak dikelola secara hati-hati.
"Kondisi utang pemerintah cukup mengkhawatirkan. Tidak tertutup kemungkinan, Pemerintah alami gagal sebagian kewajiban utang, terutama bunganya, pada tahun 2026. Sekurangnya, kesinambungan fiskal jangka menengah dan panjang telah terancam," pungkasnya.
Hingga kini, Kementerian Keuangan belum merilis data resmi posisi utang pemerintah per akhir 2025 dan menyatakan pengumuman akan dilakukan pada Februari mendatang setelah Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka PDB nasional.
(nng)
Lihat Juga :