China Mengangkangi Tarif Trump, Surplus Perdagangan Cetak Rekor Rp19.886 Triliun

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:55 WIB
loading...
A A A
Ekonomi China seperti diketahui telah terbebani oleh krisis properti dan meningkatnya utang, yang membuat pelaku bisnis ragu untuk menanamkan investasi. Di sisi lain konsumen lebih berhati-hati dalam berbelanja. Akibatnya kebutuhan impor barang berkurang, dimana menurut data terbaru hanya naik sebesar 0,5%.

Baca Juga: Trump Ancam Tarif 25% ke Negara Mitra Iran, China Murka Beri Peringatan Keras

Sementara itu yuan tidak bertenaga, pasokan barang melimpah, dan inflasi di negara-negara Barat juga membuat ekspor China lebih menarik. Hasilnya menjadi berkah bagi Beijing, seperti diungkapkan oleh analis kebijakan perdagangan Deborah Elms dari Hinrich Foundation seperti dilansir BBC.

China mendapatkan manfaat dari penjualan dan lebih banyak lapangan kerja yang tercipta dari bisnisnya di luar negeri. "Akan tetapi produk China bisa menghadapi pengetatan pengawasan dari pasar asing yang berada di bawah tekanan untuk bersaing dengan produknya," katanya.

Keberhasilan China kemungkinan akan berlanjut pada tahun 2026 saat barang dan jasa China menjadi semakin terintegrasi dalam bisnis global, lanjut Elms.

Angka terbaru ini akan dilihat Beijing sebagai tanda bahwa China memiliki pelanggan di seluruh dunia, selain AS. Akan tetapi Wang memperingatkan, bahwa China menghadapi lingkungan eksternal yang tidak pasti.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Rekomendasi
Pemkot Tangsel Perkuat...
Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Cegah Stunting
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Tito Karnavian: Kemendagri...
Tito Karnavian: Kemendagri dan Pemda Akan Dukung Penuh Optimalisasi Program BSPS
Berita Terkini
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
TUKS Petrokimia Gresik...
TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
Siap-siap Pendaftaran...
Siap-siap Pendaftaran Peserta Magang Nasional Angkatan II Dibuka Mulai 16 Juli
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved