Pasar Kredit Global di Titik Kritis, Pakar Ingatkan Memori Kelam Krisis 2008
Minggu, 18 Januari 2026 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
Agresivitas aliran dana ke pasar kredit ini utamanya didorong oleh ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve dan bank sentral lain. Optimisme tersebut diperkuat oleh langkah Bank Dunia yang menaikkan proyeksi pertumbuhan PDB riil global 2026 menjadi 2,6%, didorong oleh performa ekonomi Amerika Serikat (AS) yang tetap tangguh.
Namun, di balik angka pertumbuhan tersebut, sejumlah pengelola aset kelas dunia mulai menyuarakan peringatan. Tiffany Wilding dan Andrew Balls dari Pacific Investment Management Co. (Pimco) menilai imbal hasil yang kuat dalam beberapa waktu terakhir justru telah "memicu sikap lengah" di kalangan pelaku pasar.
Pimco kini memilih untuk lebih selektif dalam mengalokasikan dana. Mereka mendeteksi adanya tanda-tanda perilaku fase akhir siklus (late-cycle behavior) di pasar kredit global, yang biasanya diikuti oleh pelemahan fundamental ekonomi secara tiba-tiba.
Secara historis, kondisi saat ini memiliki kemiripan yang mencemaskan dengan periode musim gugur 2007. Kala itu, selisih obligasi berperingkat AAA berada di posisi 100 basis poin sebelum akhirnya melebar secara ekstrem saat krisis finansial meledak dan menghancurkan stabilitas ekonomi dunia.
Namun, di balik angka pertumbuhan tersebut, sejumlah pengelola aset kelas dunia mulai menyuarakan peringatan. Tiffany Wilding dan Andrew Balls dari Pacific Investment Management Co. (Pimco) menilai imbal hasil yang kuat dalam beberapa waktu terakhir justru telah "memicu sikap lengah" di kalangan pelaku pasar.
Pimco kini memilih untuk lebih selektif dalam mengalokasikan dana. Mereka mendeteksi adanya tanda-tanda perilaku fase akhir siklus (late-cycle behavior) di pasar kredit global, yang biasanya diikuti oleh pelemahan fundamental ekonomi secara tiba-tiba.
Secara historis, kondisi saat ini memiliki kemiripan yang mencemaskan dengan periode musim gugur 2007. Kala itu, selisih obligasi berperingkat AAA berada di posisi 100 basis poin sebelum akhirnya melebar secara ekstrem saat krisis finansial meledak dan menghancurkan stabilitas ekonomi dunia.
Lihat Juga :